Harga listrik rumah tangga di berbagai negara memiliki perbedaan yang sangat signifikan. Faktor seperti kebijakan energi, ketersediaan bahan bakar, pajak, dan infrastruktur menjadi penyebab utama variasi tarif tersebut.

Data dari GlobalPetrolPrices.

>>> Klaim Kode Redeem ML Mei 2026 Terbaru Lewat Dua Cara Mudah Ini

com yang dilansir Visual Capitalist pada Selasa (16/6/2026) menunjukkan jurang yang lebar antara negara dengan tarif listrik termahal dan termurah di dunia selama periode 2023-2026.

Negara dengan Tarif Listrik Termahal

Bermuda menempati posisi pertama sebagai negara dengan tarif listrik rumah tangga paling mahal, mencapai rata-rata US$0,466 per kilowatt hour (kWh).

Eropa mendominasi daftar negara dengan tarif listrik termahal. Irlandia, Italia, Jerman, Belgia, dan Inggris masuk dalam jajaran 10 besar.

Tingginya tarif listrik di Eropa tidak hanya dipengaruhi harga bahan bakar.

Tagihan listrik rumah tangga di banyak negara Eropa juga mencakup pajak, pungutan lingkungan, biaya energi terbarukan, dan biaya pemeliharaan jaringan listrik.

Sejumlah negara kepulauan juga menghadapi tarif listrik yang tinggi, seperti Bermuda, Kepulauan Cayman, Bahama, Barbados, dan Tanjung Verde.

Negara-negara tersebut umumnya bergantung pada bahan bakar impor untuk menghasilkan listrik.

Biaya transportasi yang tinggi, jumlah pelanggan yang terbatas, dan minimnya skala ekonomi membuat harga listrik menjadi lebih mahal dibanding negara lain.

Negara dengan Tarif Listrik Termurah

Iran menjadi negara dengan tarif listrik termurah di dunia, hanya US$0,003 per kWh.

>>> Arab Saudi Tahan Imbang Uruguay, Wakil Asia Belum Terkalahkan di Piala Dunia 2026

Artinya, harga listrik rumah tangga di Bermuda lebih dari 155 kali lebih mahal dibandingkan Iran.

Negara-negara kaya energi cenderung memiliki tarif listrik yang jauh lebih murah.