Berdasarkan CME FedWatch Tool, probabilitas kenaikan suku bunga turun menjadi 58% dari hampir 70% pada pekan lalu.

Perhatian investor kini tertuju pada pertemuan The Fed pada 16-17 Juni mendatang, yang akan menjadi rapat kebijakan pertama di bawah kepemimpinan Ketua The Fed yang baru, Kevin Warsh.

Menurut Streible, arah pergerakan emas selanjutnya akan sangat ditentukan oleh sinyal yang diberikan bank sentral AS terkait jalur suku bunga ke depan.

"Pergerakan emas berikutnya sangat bergantung pada Warsh, nada pernyataannya, dan pandangannya mengenai arah suku bunga," kata Streible.

Hub Emas Baru dan Pergerakan Logam Mulia Lain

Di sisi lain, Singapura mengumumkan rencana membentuk sistem kliring emas over-the-counter (OTC) serta layanan penyimpanan emas bagi bank sentral.

Langkah tersebut diperkirakan semakin memperkuat posisi negara kota itu sebagai pusat perdagangan emas global.

Tidak hanya emas, logam mulia lainnya juga mencatat kenaikan signifikan.

>>> Kongo Andalkan Dua Pemain Sunderland Lintas Generasi di Piala Dunia 2026

Harga perak spot melonjak 2,91% menjadi US$ 69,98 per ons, platinum naik 3,05% ke US$ 1.773,57 per ons, sementara paladium melesat 4,42% menjadi US$ 1.343,94 per ons.