Saham BUMI Melonjak 10,19 Persen Dipicu Volume Transaksi Masif
Harga saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) ditutup melonjak 10,19 persen ke level Rp173 per lembar saham pada perdagangan Senin (15/6).
Kenaikan ini merupakan kelanjutan dari tren penguatan pada Jumat (12/6) sebelumnya, saat BUMI ditutup naik 12,14 persen ke Rp157 per saham dengan volume 6,63 miliar lembar senilai Rp1,03 triliun.
>>> Warga Prigen Pasuruan Gelar Tradisi Sedekah Bumi di Lereng Arjuno
Volume Transaksi Masif
Volume saham yang ditransaksikan mencapai 8,02 miliar lembar saham dengan frekuensi 123.888 kali transaksi dan nilai omset bersih Rp1,42 triliun.
Pada sesi pertama, saham BUMI sempat meroket hingga 17,83 persen dan menyentuh level tertinggi di Rp185 per saham.
Data Stockbit Sekuritas mencatat nilai beli bersih domestik harian (net buy) mencapai Rp205 miliar.
Minat Investor Asing
Saham BUMI masuk dalam portofolio komoditas tambang yang paling intensif diincar investor asing dalam dua pekan terakhir di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Pada periode 8–12 Juni 2026, akumulasi net buy asing mencapai Rp40,71 miliar dengan lonjakan harga saham 12,95 persen.
Sementara pada periode 2–5 Juni 2026, net buy asing tercatat Rp266,64 miliar, memanfaatkan koreksi harga saham BUMI yang turun 17,26 persen.
Sebaliknya, pada akhir Mei (25–29 Mei 2026), saham BUMI mencatat net sell asing senilai Rp219,64 miliar.
>>> Jaksa Agung Florida Gugat OpenAI dan Sam Altman soal Keselamatan Pengguna
Jumlah pemegang saham BUMI per akhir Mei 2026 bertambah 11.298 pihak menjadi 590.547 investor, dari sebelumnya 579.249.
Porsi free float naik ke 43,06 persen dari 37,77 persen. Pengendali utama tetap Nirwan Dermawan Bakrie dan Anthony Salim.
Riset Maybank Sekuritas menyebut BUMI tidak lagi dipandang sebagai pure-play coal, melainkan telah terdiversifikasi ke logam.
Pendapatan BUMI disokong oleh eksposur emas dan perak melalui anak usaha PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS).
Kontrak offtake jangka panjang 7 tahun dengan Glencore mempertegas ekspansi ke pertambangan tembaga.
Proyek hilirisasi batubara menjadi metanol di Kalimantan Timur dijadwalkan mulai tahun ini.
>>> Semen Padang FC Pilih Stadion Patriot Bekasi sebagai Kandang Sementara Liga 2
Secara teknikal, saham BUMI memiliki support di level 210 dan resistance di 244. Jika tembus 244, target optimis ke 298.
Update Terbaru
Fare Desak FIFA Copot Wasit Shaun Evans dari Piala Dunia 2026
Senin / 15-06-2026, 21:04 WIB
Bursa Saham AS Menguat Imbas Kesepakatan Awal Washington dan Teheran
Senin / 15-06-2026, 21:04 WIB
BGN Kaji Pengurangan 8 Juta Penerima Makan Gratis pada 2027
Senin / 15-06-2026, 21:03 WIB
Meta Kembangkan Model AI Baru untuk Dongkrak Komersialisasi
Senin / 15-06-2026, 21:01 WIB
Presiden FIFA Ungkap Aturan Baru Piala Dunia Berkat Ide Alessandro Del Piero
Senin / 15-06-2026, 21:01 WIB
Menteri ESDM Usul Anggaran Rp815 Miliar untuk Kompor Listrik 2027
Senin / 15-06-2026, 21:01 WIB
Warren Buffett Ungkap Perbedaan Harga dan Nilai Saham
Senin / 15-06-2026, 21:00 WIB
6 Tablet Rp5-6 Jutaan Terbaik di Tahun 2026, dari Android hingga iPad
Senin / 15-06-2026, 21:00 WIB
DJP Usulkan Pagu Indikatif 2027 Sebesar Rp5,4 Triliun, Fokus pada Pengawasan
Senin / 15-06-2026, 21:00 WIB
Meta Kucurkan Rp 248 Triliun Demi Kejar Ketertinggalan Teknologi AI
Senin / 15-06-2026, 21:00 WIB
Produk Kopi Indonesia Catat Potensi Transaksi Rp593 Miliar di AS
Senin / 15-06-2026, 20:59 WIB
Transaksi Derivatif BEI Melonjak Tajam Sepanjang Tahun 2026
Senin / 15-06-2026, 20:59 WIB
Jerman Hajar Curacao 7-1, Pemain Kedua Tim Berdoa Bersama
Senin / 15-06-2026, 20:59 WIB
FTISLAND Bawa Tur 'FaTe' ke Singapura pada Juni 2026
Senin / 15-06-2026, 20:57 WIB






