DJP Usulkan Pagu Indikatif 2027 Sebesar Rp5,4 Triliun, Fokus pada Pengawasan
Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mengusulkan pagu indikatif tahun anggaran 2027 sebesar Rp5,4 triliun.
Usulan ini disampaikan dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI pada Senin (15/6/2026).
>>> Meta Kucurkan Rp 248 Triliun Demi Kejar Ketertinggalan Teknologi AI
Alokasi terbesar senilai Rp1,97 triliun akan difokuskan untuk kegiatan pengawasan dan penegakan hukum perpajakan. Langkah ini dirancang untuk mengamankan penerimaan negara sekaligus meningkatkan kepatuhan wajib pajak.
Rincian Usulan Anggaran
Usulan anggaran terdiri dari program pengelolaan penerimaan negara sebesar Rp867,89 miliar dan program dukungan manajemen sebesar Rp4,53 triliun.
"Program pengelolaan penerimaan negara merupakan anggaran untuk kegiatan teknis pengamanan penerimaan pajak," ujar Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto.
Sisa anggaran dibagi untuk sejumlah program prioritas lain.
Perluasan basis pajak mendapatkan Rp919 miliar, penguatan data dan sistem informasi Rp679 miliar, pelayanan dan penguatan kepercayaan publik Rp665 miliar, serta kebijakan perpajakan Rp578 miliar.
Sebagian besar anggaran, sekitar 89,2 persen dari total usulan, akan digunakan untuk mendukung fungsi inti institusi yang melibatkan 37.470 pegawai.
>>> Produk Kopi Indonesia Catat Potensi Transaksi Rp593 Miliar di AS
Sementara itu, fungsi pendukung dengan 5.965 pegawai mendapatkan alokasi sebesar Rp583 miliar.
Penguatan pengawasan dan penegakan hukum direncanakan berjalan beriringan dengan optimalisasi teknologi serta data perpajakan.
Langkah ini diharapkan mampu menaikkan tax ratio melalui pengawasan berbasis risiko tanpa mengganggu iklim investasi.
Nilai usulan pagu 2027 ini tercatat sedikit lebih rendah dibandingkan anggaran tahun 2026 setelah efisiensi yang mencapai sekitar Rp5,42 triliun.
Namun, institusi tetap optimistis menjalankan agenda reformasi perpajakan.
>>> Transaksi Derivatif BEI Melonjak Tajam Sepanjang Tahun 2026
"Kami mohon berkenan pimpinan dan bapak/ibu anggota Komisi XI DPR RI untuk menyetujui usulan rencana kerja dan pagu indikatif DJP tahun anggaran 2027," kata Bimo Wijayanto.
Update Terbaru
Anime Classroom of the Elite Season 4 Episode 9 Sub Indo Resmi Tayang
Senin / 15-06-2026, 22:24 WIB
Garena Rilis Kode Redeem Free Fire Terbaru Mei 2026, Ada Hadiah Diamond Gratis
Senin / 15-06-2026, 22:24 WIB
Janji Berbenah, Kylian Mbappe Soroti Etos Kerja Bertahan Jelang Piala Dunia 2026
Senin / 15-06-2026, 22:24 WIB
Promo PSM Alfamart 16-23 April 2026: Diskon Produk Perawatan dan Camilan
Senin / 15-06-2026, 22:21 WIB
FLIFE Hadirkan AC FLOO Standard Series untuk Kenyamanan Termal dan Efisiensi Energi
Senin / 15-06-2026, 22:21 WIB
Huawei Mate 80 Pro Resmi Meluncur di Indonesia, Andalkan Kamera Premium
Senin / 15-06-2026, 22:20 WIB
Kesepakatan Damai AS-Iran Kurangi Beban Subsidi APBN
Senin / 15-06-2026, 22:20 WIB
DPR Setujui Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker untuk Timnas
Senin / 15-06-2026, 22:20 WIB
Bayern Munchen Dekati Nathaniel Brown Usai Tampil Memukau di Piala Dunia
Senin / 15-06-2026, 22:20 WIB
Manchester United Gagal Dapat Cucurella, Incar Alvaro Carreras
Senin / 15-06-2026, 22:20 WIB
Manuel Neuer Cetak Tiga Rekor Bersejarah pada Piala Dunia 2026
Senin / 15-06-2026, 22:19 WIB
Cara Mudah Mengaktifkan PayLater di TikTok Shop untuk Belanja Cicilan
Senin / 15-06-2026, 22:19 WIB
Gagal Rekrut Cucurella, Manchester United Incar Alvaro Carreras
Senin / 15-06-2026, 22:19 WIB
ITV Umumkan Komentator dan Pandit untuk Laga Spanyol vs Tanjung Verde
Senin / 15-06-2026, 22:17 WIB






