Minat investor terhadap instrumen derivatif di Bursa Efek Indonesia (BEI) terus meningkat signifikan. Produk ini semakin diminati sebagai sarana lindung nilai maupun optimasi keuntungan di tengah dinamika pasar.

Berdasarkan data otoritas bursa, volume perdagangan kontrak derivatif mencapai 3.614 kontrak sejak awal 2025 hingga Mei 2026.

>>> Jerman Hajar Curacao 7-1, Pemain Kedua Tim Berdoa Bersama

Angka ini melonjak 99% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya 1.815 kontrak.

Posisi open interest untuk transaksi derivatif sepanjang 2026 telah mencapai 10.492 kontrak. Kontrak dengan underlying saham sektor perbankan mendominasi pasar tahun ini.

Waran Terstruktur dan Single Stock Futures Jadi Primadona

Kondisi pasar yang fluktuatif mendorong aktivitas pada instrumen waran terstruktur.

Sepanjang Januari hingga Mei 2026, nilai rata-rata transaksi harian produk ini mencapai Rp 33,3 miliar, melesat dari rata-rata tahun 2025 yang sebesar Rp 10 miliar.

Direktur Utama Phintraco Sekuritas, Ferawati, menyebut minat investor terhadap produk derivatif tetap positif di tengah volatilitas IHSG.

"Investor mulai memanfaatkan produk derivatif tidak hanya untuk mencari peluang investasi, tetapi juga sebagai sarana pengelolaan risiko," ujarnya.

>>> Sita Sutra: Jejak Pertemuan Suci Budaya, Sungai, dan Ketangguhan di Sri Lanka

Pertumbuhan juga terlihat dari jumlah investor aktif waran terstruktur yang mencapai 30.350 orang hingga Mei 2026. Angka ini melonjak dibandingkan Desember 2025 yang hanya 10.972 orang.

Sementara itu, jumlah investor derivatif secara keseluruhan meningkat 20% menjadi 1.369 investor per Mei 2026. Hal ini dipicu oleh ekspansi jumlah investor pasar modal secara umum.

Jeffrey dari Kontan menambahkan, investor yang lebih advance sudah memanfaatkan produk derivatif untuk memaksimalkan peluang di pasar bullish maupun bearish.

Ia menyarankan penggunaan short single stock futures atau waran terstruktur tipe Put untuk proteksi portofolio, serta long single stock futures dan waran tipe Call untuk kondisi bullish.

Ferawati optimistis potensi pertumbuhan pasar derivatif masih besar.

>>> Jadwal Rilis Eleceed Chapter 406: Spoiler dan Cara Baca Online

"Seiring meningkatnya literasi investor, pengembangan produk, infrastruktur, dan ekosistem, serta pendalaman pasar yang dilakukan regulator dan BEI, prospeknya sangat positif," tutupnya.