Danantara Temui 122 Investor Asing untuk Pulihkan Kepercayaan Ekonomi
Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) menggelar pertemuan dengan 122 investor asing di pasar modal pada Senin (15/6/2026).
Langkah ini bertujuan menepis persepsi negatif terhadap prospek ekonomi Indonesia yang sempat diragukan pelaku pasar.
>>> Kemenag Rilis Data Hisab Hilal Awal Muharam 1448 Hijriah
Hasilnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melonjak 4,12 persen ke level 6.254,96.
Nilai tukar rupiah juga menguat 0,85 persen ke posisi Rp 17.708 per dolar AS hingga penutupan perdagangan.
Optimisme Investor Kembali
CEO Danantara Rosan Roeslani mengungkapkan bahwa pertemuan intensif tersebut berhasil membalikkan sentimen negatif menjadi aksi beli.
"Momentum pada saat kita roadshow ini kan sebetulnya keadaan masih lagi tidak bagus, tetapi begitu kita sampaikan dan ini korelasinya sangat kuat, karena yang kita ketemu ini kurang lebih 122 investor dan mereka ini adalah yang berinvestasi di pasar modal kita," ujar Rosan.
Ia menjelaskan bahwa penjelasan komprehensif mengenai fundamental ekonomi dan langkah konkret Danantara menjadi titik balik krusial.
>>> Dwayne Johnson Alami Benjolan Testis Akibat Epididimitis, Bukan Kanker
"Nah pada saat mereka melihat bahwa, oh ternyata apa yang dilakukan Danantara dan juga kebijakan-kebijakannya, ini membalikkan momentum yang tadinya mereka ragu-ragu mengenai ekonomi Indonesia, mengenai kebijakan kita, tapi setelah mereka lihat, Indonesia merespon secara baik dan benar," imbuhnya.
Proses diplomasi ekonomi di Istana Kepresidenan Jakarta diwarnai diskusi mendalam terkait stabilitas fiskal. Perwakilan asing melontarkan pertanyaan kritis sebelum akhirnya menerima paparan dengan baik.
"Yang paling penting adalah kredibilitas kita menyampaikan dari Danantara ini diterima mereka dengan baik. Memang tanya jawabnya kenceng, sangat kenceng," jelas Rosan.
Otoritas menegaskan bahwa fluktuasi harian di pasar saham adalah hal wajar. Pondasi ekonomi domestik dinilai tetap kokoh untuk menopang pertumbuhan jangka panjang.
"InsyaAllah ini menjadi momen yang baik ke depannya dan saya yakin momen ini akan terus terjaga. Kalau ada ups and downs sedikit itu normal.
>>> Zomato Bantah Notifikasi Palsu Promosi Biryani Berbau Isu Seksual
Begitu market naik kenceng, pasti nanti ada beberapa hari turun sedikit, terus naik lagi, that's very normal," pungkas Rosan.
Update Terbaru
Otoritas Kesehatan Arab Saudi dan Mesir Larang Diet Tayyibat
Senin / 15-06-2026, 21:20 WIB
Banjir dan Longsor di Sumatra Ancam Kelestarian Orang Utan Tapanuli
Senin / 15-06-2026, 21:20 WIB
Jemaah Haji di Makkah Bisa Saksikan Pergantian Kiswah Ka'bah 1 Muharram
Senin / 15-06-2026, 21:19 WIB
21 Februari: HPSN, Hari Bahasa Ibu, dan World Thinking Day
Senin / 15-06-2026, 21:19 WIB
Pentingnya Vitamin E untuk Ibu Hamil dan Tumbuh Kembang Janin
Senin / 15-06-2026, 21:18 WIB
Justin Gaethje Rebut Sabuk Juara Kelas Ringan UFC Freedom 250
Senin / 15-06-2026, 21:17 WIB
Viva Cosmetics Rilis Ragam Milk Cleanser yang Aman Sejak Usia 11 Tahun
Senin / 15-06-2026, 21:16 WIB
Bursa Saham AS Menguat Didorong Kesepakatan Awal Washington dan Teheran
Senin / 15-06-2026, 21:16 WIB
SKB 3 Menteri Tetapkan Hari Libur Nasional Maret 2026: Nyepi dan Idul Fitri Berdekatan
Senin / 15-06-2026, 21:16 WIB
Honor Siapkan Smartphone dengan Layar Super Terang 10.000 Nits
Senin / 15-06-2026, 21:16 WIB
Jepang Tahan Imbang Belanda 2-2 di Laga Perdana Grup F
Senin / 15-06-2026, 21:16 WIB
Film Colony Tembus 5 Juta Penonton di Korea Selatan
Senin / 15-06-2026, 21:16 WIB
Persaingan Sepatu Emas Piala Dunia 2026 Mulai Memanas
Senin / 15-06-2026, 21:14 WIB
Harga Emas Antam Naik Jadi Rp 2.250.000 Per Gram pada 6 Oktober 2025
Senin / 15-06-2026, 21:14 WIB






