Harga Emas Antam Naik Jadi Rp 2.250.000 Per Gram pada 6 Oktober 2025
Harga emas batangan Antam di gerai Logam Mulia PT Aneka Tambang kembali mencatatkan kenaikan pada Senin, 6 Oktober 2025.
Berdasarkan data yang dihimpun, harga emas Antam naik sebesar Rp 11.000 per gram dibandingkan perdagangan sebelumnya.
>>> Produsen Elektronik Kejar Target Penjualan di Pekan Raya Jakarta 2026
Dengan kenaikan tersebut, harga emas Antam kini berada di level Rp 2.250.000 per gram. Sehari sebelumnya, harga masih bertengger di Rp 2.239.000 per gram.
Kenaikan juga terjadi pada harga buyback atau harga beli kembali oleh Logam Mulia.
Nilai buyback melonjak Rp 11.000 per gram menjadi Rp 2.098.000 per gram, dari sebelumnya Rp 2.087.000 per gram.
Selisih antara harga jual dan harga buyback saat ini mencapai Rp 152.000 per gram.
Antam menerapkan dua jenis harga, yaitu harga pembelian awal dan harga buyback saat konsumen menjual kembali emasnya.
Jika masyarakat membeli emas Antam pada pagi hari, modal yang diperlukan sebesar Rp 2.250.000 per gram.
Namun, jika terpaksa menjual kembali pada hari yang sama, gerai Logam Mulia akan menghargainya Rp 2.098.000 per gram.
Investasi emas batangan lebih cocok untuk jangka panjang. Investor biasanya mengharapkan lonjakan harga signifikan di masa depan untuk menutup selisih buyback dan mengamankan keuntungan.
>>> BGN Larang Pegawai Miliki Dapur Makan Bergizi Gratis untuk Cegah Konflik Kepentingan
Sebagai contoh, konsumen yang membeli emas pada 6 Oktober 2024 dengan harga Rp 1.420.000 per gram, kini bisa menjualnya dengan harga buyback Rp 2.098.000 per gram.
Potensi keuntungan mencapai 41,57% dalam setahun.
Potensi Keuntungan Berdasarkan Waktu Pembelian
Berikut perbandingan hasil investasi jika membeli emas pada beberapa periode dan menjual dengan harga buyback saat ini:
Pembelian pada harga Rp 1.894.000 per gram: rugi 6,28%. Harga Rp 1.934.000: rugi 8,22%.
Harga Rp 1.930.000: rugi 8,03%.
Pembelian pada harga Rp 1.707.000: untung 3,98%. Harga Rp 1.539.000: untung 15,33%.
Harga Rp 1.420.000: untung 25,00%.
Pembelian pada harga Rp 1.325.000: untung 33,96%. Harga Rp 1.136.000: untung 56,25%.
>>> Lee Kang In Dikabarkan Pacari Keturunan Konglomerat Doosan Group
Harga Rp 1.110.000: untung 59,91%.
Update Terbaru
Swedia Hajar Tunisia 5-1 di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Senin / 15-06-2026, 22:34 WIB
Warren Buffett Ingatkan Investor Hindari Kesalahan Fatal Asumsi Pasar Efisien
Senin / 15-06-2026, 22:34 WIB
BCA Syariah Edukasi Masyarakat untuk Perluas Basis Nasabah
Senin / 15-06-2026, 22:34 WIB
Promo Indomaret Weekend 16-19 April 2026: Diskon hingga 40 Persen
Senin / 15-06-2026, 22:33 WIB
Rafael van der Vaart Kritik Tajam Performa Virgil van Dijk di Laga Kontra Jepang
Senin / 15-06-2026, 22:33 WIB
Komisi X DPR Setujui Naturalisasi Luke Anthony Vickery untuk Timnas Indonesia
Senin / 15-06-2026, 22:32 WIB
Tim Atletik Indonesia Raih Tiga Medali di Filipina
Senin / 15-06-2026, 22:32 WIB
Saham BCA Melonjak ke Rp 6.250 pada Perdagangan Sesi I
Senin / 15-06-2026, 22:32 WIB
MNC Bank Luncurkan MODENA Pay untuk Perkuat Pembiayaan Ritel
Senin / 15-06-2026, 22:32 WIB
Xbox Bersiap Pangkas Anggaran dan PHK Massal Karyawan
Senin / 15-06-2026, 22:32 WIB
Xiaomi 18 Muncul di Database IMEI, Kode Madrid dan Peluncuran November 2026
Senin / 15-06-2026, 22:29 WIB
Samsung Uji UTG 60 Mikron untuk Galaxy Z Fold 8 Wide, Lipatan Hampir Hilang
Senin / 15-06-2026, 22:28 WIB
Carl Pei Buka Suara: Biaya RAM Dominasi Biaya Produksi Ponsel
Senin / 15-06-2026, 22:28 WIB
Honor X70 Pro Max Dirilis Diam-diam di China, Bawa Baterai 8.560 mAh
Senin / 15-06-2026, 22:28 WIB






