Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) berhasil mengumpulkan dana sebesar US$ 1,5 miliar atau sekitar Rp 26,55 triliun melalui penerbitan obligasi global pada Senin (15/6/2026).

Langkah strategis ini menarik minat tinggi dari investor asing. Nilai permintaan yang masuk mencapai US$ 4,6 miliar, atau tiga kali lipat dari nilai penawaran.

>>> Dirut Nindya Karya Tinjau Proyek Sekolah Rakyat Deli Serdang

Surat utang yang diterbitkan terbagi dalam dua varian tenor. Varian pertama bertenor lima tahun senilai US$ 750 juta dengan imbal hasil 5,35 persen.

Varian kedua bertenor sepuluh tahun juga senilai US$ 750 juta dengan imbal hasil 5,96 persen.

Kepercayaan Investor Tinggi

CEO Danantara, Rosan Roeslani, menyatakan keberhasilan ini menunjukkan kepercayaan tinggi pelaku pasar global terhadap perekonomian Indonesia. Media internasional seperti Bloomberg turut menyoroti transaksi ini.

"Bond kita ini memang sangat sukses, dilihat dari segi permintaannya, dilihat dari segi yield-nya yang relatif rendah.

Karena kalau mereka tidak percaya, pastinya mereka minta yield premium yang sangat tinggi, ini tidak mereka minta. Bahkan kita lihat yield-nya sangat-sangat kompetitif sekali," ungkap Rosan.

Manajemen Danantara juga tengah mengkaji penerbitan obligasi dengan tenor lebih panjang, hingga 30 tahun. Hal ini didasari oleh pertumbuhan ekonomi domestik yang dinilai tangguh.

>>> Empat Wakil Asia Belum Terkalahkan di Piala Dunia 2026

"Rencananya kita kalau menerbitkan obligasi, kita akan lihat bisa sampai yang 30 tahun, karena appetite-nya itu sangat besar juga, karena mereka melihat bahwa, ya, Indonesia ini growth-nya ini relatif stabil," jelas Rosan.

Capaian imbal hasil yang berada di bawah estimasi awal mematahkan prediksi pesimistis. Proses penandatanganan kesepakatan resmi telah dilakukan pada 11 Juni.

"Ini adalah hasil yang sangat-sangat baik, dan ini membuktikan juga bahwa kepercayaan investor terhadap Indonesia, ini tinggi, dan ini terbukti, dan ini real ya, dan ini real.

Kenapa?

Karena tanggal 11 (Juni) kemarin kita sudah signing, dan tanggal 18 (Juni) dana-nya akan masuk ke dalam rekening Danantara," pungkas Rosan.

>>> Pemerintah Usul Anggaran Rp 815 Miliar untuk Kompor Listrik

Seluruh dana hasil penerbitan obligasi global dijadwalkan masuk ke rekening Danantara pada 18 Juni.