Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat signifikan sebesar 4,12 persen ke level 6.254,97 pada perdagangan Senin (15/6) dibandingkan hari Jumat (12/6) sebelumnya.

Kenaikan di awal pekan pendek ini melanjutkan tren penguatan dari akhir pekan lalu.

>>> Samsung Pertimbangkan Pabrik Kemasan Semikonduktor Baru di Honam

Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia sekaligus Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, menilai penguatan pasar modal sebagai bukti nyata meningkatnya kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi nasional dan kinerja perusahaan di Indonesia.

"Investor menunjukkan kepercayaan terhadap fundamental ekonomi kita maupun fundamental perusahaan Indonesia.

Kinerja yang baik tersebut membuat IHSG menguat cukup signifikan, termasuk rupiah yang juga menunjukkan penguatan," ujar Dony Oskaria.

Ia menambahkan bahwa fluktuasi pasar dalam jangka pendek memang wajar terjadi karena pengaruh berbagai sentimen, namun investor pada akhirnya akan kembali merujuk pada kekuatan ekonomi nasional.

"Tentu ada isu dan sentimen yang cukup memengaruhi, tetapi pada akhirnya seluruh investor akan melihat fundamental daripada perusahaan maupun negara," kata Dony Oskaria.

Menurut Dony, perusahaan nasional khususnya BUMN masih memiliki fundamental kuat di berbagai sektor strategis sebagai modal menjaga kepercayaan pasar.

Terkait aksi korporasi seperti pembelian kembali saham oleh BUMN, hal tersebut dinilai sebagai mekanisme bisnis yang normal.

>>> Samsung Max VPN Resmi Dihentikan per 15 Juni 2026

"Buyback itu proses yang normal. Kalau kita melihat saham kita terlalu rendah, tentu pasti kita ambil.

Daripada investasi di tempat lain, lebih baik kita investasi dengan saham kita sendiri," jelas Dony Oskaria.

Dony juga menyatakan optimisme bahwa kepercayaan investor terhadap Indonesia akan semakin kokoh seiring berjalannya transformasi di tubuh perusahaan-perusahaan BUMN.