Kemenag Rilis Data Hisab Hilal Awal Muharam 1448 Hijriah
Kementerian Agama (Kemenag) merilis data posisi hilal berdasarkan perhitungan hisab menjelang penetapan awal Muharam 1448 Hijriah.
Data ini diumumkan pada Senin (15/6/2026) sebagai informasi awal untuk mendukung pelaksanaan rukyatulhilal di Indonesia.
>>> Dwayne Johnson Alami Benjolan Testis Akibat Epididimitis, Bukan Kanker
Hasil hisab menunjukkan bahwa ijtimak atau konjungsi penentu awal Muharam 1448 H terjadi pada 29 Zulhijah 1447 H pukul 09.54 WIB.
Informasi posisi hilal ini disiapkan sebagai gambaran sebelum rukyat dilakukan di lapangan.
Integrasi Hisab dan Rukyat
Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Arsad Hidayat menjelaskan bahwa penyediaan data ini merupakan wujud pelayanan keagamaan dari kementerian.
Pendekatan integrasi antara hisab dan rukyat diterapkan untuk membangun kesepahaman kalender Hijriah nasional.
"Data hisab memberikan informasi awal mengenai posisi hilal yang akan menjadi bahan penting dalam pelaksanaan rukyat.
Semua proses dilakukan secara terbuka, ilmiah, dan sesuai ketentuan syariah yang berlaku," ujar Arsad Hidayat.
>>> Zomato Bantah Notifikasi Palsu Promosi Biryani Berbau Isu Seksual
Momentum pergantian tahun baru Islam ini diharapkan menjadi sarana memperkuat kepedulian sosial dan kemaslahatan masyarakat.
Hal ini selaras dengan tema Peaceful Muharam 1448 H yang diusung Menteri Agama Nasaruddin Umar.
Posisi Hilal di Indonesia
Kasubdit Hisab Rukyat dan Syariah Ismail Fahmi melaporkan bahwa ketinggian hilal di wilayah Indonesia saat Matahari terbenam bervariasi.
Wilayah Merauke mencatat tinggi hilal 0,92 derajat, sementara Sabang mencapai 4,02 derajat dengan elongasi geosentris antara 5,64 hingga 6,98 derajat.
"Merujuk Kriteria Imkanur Rukyat MABIMS yang mensyaratkan tinggi hilal minimal 3 derajat dan elongasi minimal 6,4 derajat, posisi hilal di sebagian besar wilayah Indonesia telah memenuhi batas minimum yang ditetapkan," kata Ismail Fahmi.
Meskipun sebagian besar wilayah sudah memenuhi kriteria tersebut, hasil akhir tetap bergantung pada konfirmasi rukyatulhilal.
>>> Investor Asing Jual Bersih Saham BUMI Rp 179 Miliar di Tengah Penguatan Harga
Publikasi data astronomi ini bertujuan agar masyarakat memahami seluruh proses penentuan awal bulan Hijriah secara utuh.
Update Terbaru
Swedia Hajar Tunisia 5-1 di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Senin / 15-06-2026, 22:34 WIB
Warren Buffett Ingatkan Investor Hindari Kesalahan Fatal Asumsi Pasar Efisien
Senin / 15-06-2026, 22:34 WIB
BCA Syariah Edukasi Masyarakat untuk Perluas Basis Nasabah
Senin / 15-06-2026, 22:34 WIB
Promo Indomaret Weekend 16-19 April 2026: Diskon hingga 40 Persen
Senin / 15-06-2026, 22:33 WIB
Rafael van der Vaart Kritik Tajam Performa Virgil van Dijk di Laga Kontra Jepang
Senin / 15-06-2026, 22:33 WIB
Komisi X DPR Setujui Naturalisasi Luke Anthony Vickery untuk Timnas Indonesia
Senin / 15-06-2026, 22:32 WIB
Tim Atletik Indonesia Raih Tiga Medali di Filipina
Senin / 15-06-2026, 22:32 WIB
Saham BCA Melonjak ke Rp 6.250 pada Perdagangan Sesi I
Senin / 15-06-2026, 22:32 WIB
MNC Bank Luncurkan MODENA Pay untuk Perkuat Pembiayaan Ritel
Senin / 15-06-2026, 22:32 WIB
Xbox Bersiap Pangkas Anggaran dan PHK Massal Karyawan
Senin / 15-06-2026, 22:32 WIB
Xiaomi 18 Muncul di Database IMEI, Kode Madrid dan Peluncuran November 2026
Senin / 15-06-2026, 22:29 WIB
Samsung Uji UTG 60 Mikron untuk Galaxy Z Fold 8 Wide, Lipatan Hampir Hilang
Senin / 15-06-2026, 22:28 WIB
Carl Pei Buka Suara: Biaya RAM Dominasi Biaya Produksi Ponsel
Senin / 15-06-2026, 22:28 WIB
Honor X70 Pro Max Dirilis Diam-diam di China, Bawa Baterai 8.560 mAh
Senin / 15-06-2026, 22:28 WIB






