Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) secara resmi menetapkan awal bulan Muharram 1448 Hijriah jatuh pada Rabu, 17 Juni 2026.

Keputusan ini diambil setelah hilal tidak terlihat di seluruh titik pemantauan di Indonesia pada Senin, 15 Juni 2026.

>>> Vivo Hadirkan Tiga HP Kelas Menengah Seri V Unggulan

Akibat tidak terlihatnya hilal, LF PBNU melakukan istikmal atau menyempurnakan bilangan bulan Dzulhijjah 1447 H menjadi 30 hari.

Berdasarkan data falak PBNU, posisi hilal di Jakarta sebenarnya sudah berada di atas ufuk setinggi 2 derajat 01 menit 24 detik dengan ijtimak terjadi pada Senin pukul 09.55.14 WIB.

Namun, kriteria imkanur rukyat NU mensyaratkan ketinggian hilal minimal 3 derajat dan sudut elongasi sebesar 6,4 derajat.

Dari seluruh wilayah Indonesia, hanya bagian barat seperti Aceh yang posisinya sudah memenuhi kriteria minimal tersebut.

Parameter hilal terkecil tercatat di Kota Merauke, Provinsi Papua Selatan, dengan tinggi hilal mar'i 0 derajat 42 menit dan elongasi hakiki 5 derajat 37 menit.

Sementara parameter terbesar terpantau di Kota Lhoknga, Provinsi Aceh, dengan tinggi hilal mar'i 3 derajat 37 menit dan elongasi hakiki 6 derajat 57 menit.

Melalui Surat Penjelasan Rukyah Muharram 1448 H nomor 146/PB. 08/A.

>>> IHSG Menguat 4,12% ke 6.254,97 pada Awal Pekan Pendek

II. 11.13/13/06/2026, LF PBNU secara resmi mengumumkan hasil pengamatan tersebut.

"Telah dilaporkan penyelenggaraan rukyatul hilal pada Senin Pon 29 Dzulhijjah 1447 H/15 Juni 2026 M pada titik di seluruh Indonesia.

Semua lokasi tidak melihat hilal," tulis pengumuman tersebut.

Surat itu ditandatangani Ketua LF PBNU KH Sirril Wafa dan Sekretaris LF PBNU H Asmui Mansur.

Penetapan ini memastikan bahwa pergantian tahun baru Islam versi PBNU akan dimulai pada Rabu esok.

"Sebagai tindak lanjutnya maka awal bulan Muharram 1448 H bertepatan dengan Rabu Kliwon 17 Juni 2026 M (mulai malam Rabu) atas dasar istikmal," lanjut pengumuman itu.

Keputusan LF PBNU ini berbeda satu hari dengan Kalender Hijriah Indonesia 2026 susunan Kementerian Agama serta ketetapan PP Muhammadiyah.

>>> Samsung Pertimbangkan Pabrik Kemasan Semikonduktor Baru di Honam

Pemerintah dan Muhammadiyah telah menetapkan 1 Muharram 1448 H jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026, mengacu pada Kalender Hijriah Global Tunggal.