Iya memang ada naik turunnya, itu memang dalam cycle selalu ada, apalagi di tengah tension geopolitik, geoekonomi, itu adalah hal-hal yang memang selalu ada dalam cycle ekonomi kita," jelasnya.

Realisasi ini sekaligus mematahkan prediksi negatif sejumlah pihak yang meragukan daya jual instrumen keuangan Danantara. Nilai imbal hasil yang disepakati bahkan lebih rendah dibandingkan proyeksi awal pasar.

Dari total dana yang terhimpun, surat utang bertenor 5 tahun dengan yield 5,35% berhasil menarik dana US$ 750 juta.

Sementara itu, surat utang bertenor 10 tahun dengan yield 5,96% juga mengumpulkan dana dalam jumlah yang sama, yaitu US$ 750 juta.

"Ini adalah hasil yang sangat-sangat baik, dan ini membuktikan juga bahwa kepercayaan investor terhadap Indonesia, ini tinggi, dan ini terbukti, dan ini real ya, dan ini real.

Kenapa?

>>> DJP Kumpulkan Rp23,5 Triliun dari Perluasan Basis Pajak hingga Mei 2026

Karena tanggal 11 (Juni) kemarin kita sudah signing, dan tanggal 18 (Juni) dana-nya akan masuk ke dalam rekening Danantara," kata Rosan.