Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat lonjakan signifikan sebesar 4,12 persen atau bertambah 247 poin ke level 6.254,97 pada akhir perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (15/6/2026).

Penguatan indeks saham domestik ini ditopang oleh pergerakan kompak saham-saham perbankan berkapitalisasi pasar besar.

>>> Rohartindo Siapkan Strategi Ekspansi Koper Pintar Airwheel

Saham Bank Mandiri Pimpin Kenaikan

Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menjadi yang terdepan dengan kenaikan 300 poin atau 7,14 persen ke level Rp 4.500 per saham.

Nilai transaksi saham BMRI mencapai Rp 1,4 triliun dengan volume 310,9 juta saham dan frekuensi 64.362 kali.

Disusul saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) yang menguat 240 poin atau 6,74 persen ke Rp 3.800 per lembar.

Volume perdagangan BBNI mencapai 110,8 juta saham dengan nilai transaksi Rp 418 miliar.

Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) juga ditutup hijau dengan kenaikan 350 poin atau 5,91 persen ke Rp 6.275 per saham.

>>> 4 Hari Besar Nasional dan Internasional yang Diperingati Setiap 1 Maret

Meskipun persentase kenaikannya ketiga, BBCA mencatat nilai transaksi tertinggi di antara bank jumbo, yaitu Rp 3 triliun dengan volume 480,4 juta saham.

Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menguat 140 poin atau 4,91 persen ke Rp 2.990 per saham.

BBRI menorehkan volume transaksi terbesar di antara kompetitornya, yaitu 622,2 juta saham dengan nilai Rp 1,9 triliun.

Secara keseluruhan, IHSG bergerak dinamis dalam rentang 6.118 hingga 6.345, dengan total volume transaksi 54,61 miliar saham.

Nilai transaksi keseluruhan mencapai Rp 30,14 triliun dengan frekuensi 3,26 juta kali transaksi.

>>> Mendagri Instruksikan Pemda Gelar Nobar Piala Dunia 2026 demi Ekonomi

Sebanyak 603 saham ditutup menguat, 125 saham melemah, dan 90 saham stagnan.