Tim nasional Spanyol menjadi unggulan juara Piala Dunia 2026 berdasarkan prediksi kecerdasan buatan dari superkomputer Opta.

Hasil ini dirilis menjelang laga perdana mereka melawan Tanjung Verde pada Senin, 15 Juni 2026.

>>> Sucor Sekuritas Optimistis IHSG Berpeluang Menguat ke Level 6.700

Dilansir dari AS, Opta menjalankan 25.000 simulasi untuk turnamen yang berlangsung di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.

Spanyol keluar sebagai calon juara paling potensial dengan memenangkan 15,96 persen dari total simulasi.

Prancis menempati posisi kedua dengan 13,28 persen, disusul Inggris (10,18 persen), Argentina (9,96 persen), dan Portugal (7,98 persen).

Data ini telah dibagikan langsung kepada Presiden FIFA Gianni Infantino.

"If Opta says so, then if Opta says so..." kata Infantino sambil tersenyum menanggapi prediksi tersebut.

Opta juga memberikan peluang kemenangan Spanyol sebesar 87,2 persen saat melawan Tanjung Verde di Stadion Mercedes-Benz.

>>> PT Mekar Asta Nusantara dan Universitas Jember Jalin Kerja Sama Kembangkan SDM Pertanian

Peluang Tanjung Verde hanya 4,8 persen, sementara hasil imbang 8,1 persen.

Pelatih Spanyol Luis de la Fuente mencoba meredam euforia. "Pertandingan terpenting adalah melawan Tanjung Verde," ujarnya.

De la Fuente dapat menurunkan seluruh 26 pemain setelah Nico Williams, Lamine Yamal, dan Víctor Muñoz pulih dari masalah kebugaran minor saat pemusatan latihan di Las Rozas.

Kritik terhadap penggunaan AI dalam sepak bola datang dari figur publik keagamaan Amerika Serikat. "Teknologi tidak pernah netral.

Siapa pun yang mengendalikan kecerdasan buatan dapat memaksakan visi moral mereka pada dunia," kata Robert Prevost, yang dikenal sebagai Paus Leo XIV.

Spanyol saat ini menduduki peringkat dua dunia di bawah Argentina, sedangkan Tanjung Verde berada di peringkat 67 FIFA.

>>> Timnas Jerman Hancurkan Curacao 7-1 dan Rebut Rekor Gol Piala Dunia dari Brasil

Pertandingan di Atlanta ini menjadi pertemuan pertama kedua negara.