Sebanyak 13 negara peserta Piala Dunia 2026 merilis pernyataan bersama pada Minggu (14/6/2026) untuk mengecam komentar Presiden UEFA Aleksander Ceferin.

Kritik tajam dilayangkan karena Ceferin menyebut banyak pertandingan dalam turnamen tersebut tidak menarik.

>>> Manu Kone Tunda Bahas Masa Depan di AS Roma Demi Piala Dunia 2026

Aksi protes ini dipicu oleh pandangan tokoh asal Slovenia tersebut yang dinilai meremehkan negara-negara di luar lingkaran elite sepak bola dunia.

Hubungan antara Ceferin dan Presiden FIFA Gianni Infantino sendiri diketahui sudah lama menjadi sorotan akibat perbedaan pandangan.

Komentar Kontroversial Ceferin

Gelombang kecaman bermula ketika Ceferin berbicara dalam konferensi "More Than a Game" di Slovenia, tiga hari sebelum Piala Dunia 2026 dimulai.

Saat mendiskusikan keputusan FIFA menambah jumlah peserta dari 32 menjadi 48 tim, ia mengkritik dampak format baru tersebut.

"Kita memiliki sangat banyak pertandingan yang sama sekali tidak menarik," kata Aleksander Ceferin, Presiden UEFA.

Meski mengkritik, Ceferin juga mengakui sisi positif dari perubahan format kompetisi tersebut.

Penambahan kuota dinilai memberikan ruang bagi tim-tim kecil untuk merasakan kompetisi tertinggi dunia.

"Di sisi lain, format ini memungkinkan negara-negara kecil ikut berpartisipasi dan merasakan atmosfer Piala Dunia, yang tentu merupakan hal besar," lanjut Aleksander Ceferin, Presiden UEFA.

Protes 13 Federasi Sepak Bola

Pernyataan Ceferin kemudian memicu ketersinggahan mendalam bagi 13 federasi sepak bola yang berasal dari berbagai benua.

Federasi Tanjung Verde, Curacao, Uzbekistan, Republik Demokratik Kongo, Haiti, Aljazair, Tunisia, Maroko, Mesir, Ghana, Senegal, Pantai Gading, dan Afrika Selatan akhirnya bersatu menyuarakan protes.

"Federasi Sepak Bola Tanjung Verde, Curacao, Uzbekistan, Kongo, Haiti, Aljazair, Tunisia, Maroko, Mesir, Ghana, Senegal, Pantai Gading, dan Afrika Selatan menyampaikan kekecewaan mendalam atas komentar terbaru Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, mengenai perluasan Piala Dunia FIFA dan penyebutannya terhadap banyak pertandingan sebagai laga yang 'tidak menarik'," demikian isi pernyataan bersama 13 federasi sepak bola.