Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa kesepakatan gencatan senjata dengan Iran telah resmi tercapai.

Melalui unggahan di Truth Social, Trump menyatakan bahwa blokade Angkatan Laut AS di Selat Hormuz segera dicabut dan jalur pelayaran tersebut dibuka kembali tanpa biaya.

>>> Kemnaker Buka Pendaftaran Magang Jepang dan Pelatihan Kaigo Lewat SIAPkerja

"Kesepakatan dengan Republik Islam Iran kini telah selesai," tulis Trump, dikutip Senin (15/6/2026).

"Selamat kepada semua pihak!

Dengan ini saya sepenuhnya mengizinkan pembukaan Selat Hormuz tanpa biaya dan secara bersamaan mengizinkan pencabutan segera blokade Angkatan Laut Amerika Serikat.

Kapal-kapal dunia, nyalakan mesin kalian. Biarkan minyak mengalir!

," tambah Trump.

Trump menilai kesepakatan ini akan membawa perdamaian dan keamanan bagi kawasan Timur Tengah serta menjadi isyarat adanya perjanjian damai yang lebih luas dengan Iran di masa mendatang.

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif lebih dulu mengumumkan tercapainya kesepakatan damai tersebut. Ia menyebut perjanjian itu akan menghentikan operasi militer secara permanen di semua front, termasuk di Lebanon.

"Setelah pembicaraan intensif, kami dengan senang hati mengumumkan bahwa kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Republik Islam Iran telah tercapai.

>>> Ekonomi Indonesia Alami Perlambatan Sementara Akibat Tekanan Daya Beli

Kedua pihak telah menyatakan penghentian segera dan permanen operasi militer di semua front, termasuk di Lebanon," kata Sharif.

Sharif juga memberikan apresiasi kepada Qatar, Arab Saudi, dan Turki yang berperan besar dalam proses mediasi.

Para mediator dijadwalkan menggelar pertemuan pekan ini untuk membahas implementasi teknis dan persiapan penandatanganan resmi.

Pemerintah Qatar menyambut positif nota kesepahaman antara AS dan Iran.

Kementerian Luar Negeri Qatar menyebut perjanjian itu sebagai langkah penting dalam menjaga kebebasan navigasi di Selat Hormuz serta memperkuat perdamaian berkelanjutan.

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menyatakan kesiapan Inggris membantu pembicaraan teknis antara Washington dan Teheran. Ia berharap pembukaan kembali Selat Hormuz dapat menstabilkan pasar energi global.

"Perhatian kini harus diarahkan pada implementasi penuh nota kesepahaman untuk memastikan Selat Hormuz dibuka kembali dan tetap terbuka secara penuh serta permanen, serta memastikan rincian perjanjian nuklir diselesaikan," kata Starmer.

>>> Dwayne Johnson Alami Epididymitis, Bukan Kanker Testis

Pengumuman ini muncul setelah beredarnya spekulasi mengenai kemungkinan kesepakatan damai dalam beberapa hari terakhir. Sebelumnya, rencana pengumuman sempat dibayangi serangan udara Israel ke pinggiran selatan Beirut.