Hakim AS Tolak Gugatan Warga soal Arena UFC di Gedung Putih
Gugatan hukum dari dua warga Amerika Serikat terkait pembangunan arena pertarungan UFC di halaman Gedung Putih resmi ditolak oleh pengadilan federal.
Pertandingan dijadwalkan berlangsung pada Minggu (14/6).
>>> Jalan Kaki Efektif Turunkan Tekanan Darah, Ini Waktu Terbaiknya
Penolakan diputuskan oleh Hakim Distrik AS Amit P. Mehta pada Jumat (12/6) sore.
Hakim Mehta menilai kedua penggugat tidak memiliki kedudukan hukum untuk menantang acara tersebut.
Meski demikian, pengadilan mengakui argumen pemerintah bahwa pembatalan acara secara mendadak akan memicu kerugian masif. Dampak finansial mencakup kerugian bagi Donald Trump, para petarung, hingga ribuan penonton.
"Dan kemudian ada US$ 60 juta yang telah dikeluarkan UFC dan organisasi afiliasi UFC untuk menyelenggarakan acara tersebut," tulis hakim, dikutip dari CNN.
Kerugian materi yang sangat besar menjadi salah satu pertimbangan utama hakim. "Potensi kerugian dana tersebut akibat penghentian mendadak yang diperintahkan pengadilan tidak dapat diabaikan," lanjutnya.
Latar Belakang Gugatan
Perkara hukum ini bermula ketika Public Integrity Project mengajukan gugatan federal terhadap Presiden Donald Trump pada Sabtu (6/6/2026).
Gugatan mewakili dua warga Virginia itu menuduh Trump melanggar peraturan National Park Services yang melarang kegiatan olahraga di lahan taman federal.
>>> 9 Kebiasaan Makan yang Menandakan Kecerdasan Tinggi Menurut Ahli
Gugatan juga menyoroti tidak adanya persetujuan dari Kongres.
"Ini pada dasarnya adalah penggunaan untuk pribadi, komersial, dan korup atas monumen kita yang paling sakral untuk keuntungan pribadi," kata pengacara penggugat, Brendan Ballou.
Pihak Gedung Putih menegaskan bahwa gugatan itu tidak berdasar. Mereka menilai langkah hukum tersebut hanya upaya politis untuk menghalangi dan menunda pertandingan UFC di lokasi bersejarah.
Pembangunan fasilitas octagon telah berlangsung sejak akhir Mei 2026 dengan kapasitas 4.500 hingga 5.000 kursi penonton.
Sebanyak 100.000 penonton lain juga diakomodasi untuk menonton lewat layar besar di White House Ellipse.
"Semuanya gratis. Ini akan luar biasa," ujar Trump, dikutip dari Washington Times.
Seluruh biaya operasional pertandingan sebesar US$ 60 juta ditanggung sepenuhnya oleh UFC bersama perusahaan induknya, TKO Group Holdings.
>>> Pemerintah Disarankan Moratorium Program Makan Bergizi Gratis untuk Evaluasi Total
Struktur bangunan temporer di halaman Gedung Putih rencananya akan dibongkar pada Senin setelah seluruh rangkaian acara selesai.
Update Terbaru
Ahli Nutrisi Ungkap Bahaya Tersembunyi Gula dalam Produk Sehat
Senin / 15-06-2026, 07:38 WIB
Prabowo Panggil Menteri Bahas Lonjakan Minat Investasi Asing
Senin / 15-06-2026, 07:38 WIB
IHSG Berpotensi Menguat Berkat Perbaikan Sentimen Global Pekan Ini
Senin / 15-06-2026, 07:37 WIB
Jay-Z Hadir di Piala Dunia 2026 Dukung Yan Diomande
Senin / 15-06-2026, 07:37 WIB
Belanda vs Jepang Imbang 2-2, Netizen Indonesia Ramai Berkomentar
Senin / 15-06-2026, 07:36 WIB
BCA Tetapkan Syarat Saldo Minimal Rp 1 Miliar untuk Nasabah Prioritas
Senin / 15-06-2026, 07:36 WIB
Harga Emas Perhiasan 15 Juni 2026: Variatif di Raja Emas, Stabil di Laku Emas dan Hartadinata
Senin / 15-06-2026, 07:36 WIB
Gareth Southgate Yakin Timnas Inggris Juara Piala Dunia 2026
Senin / 15-06-2026, 07:36 WIB
Dispenser Air Menyala 24 Jam Picu Lonjakan Tagihan Listrik
Senin / 15-06-2026, 07:36 WIB
Belanda Gagal Taklukkan Jepang di Laga Pembuka Piala Dunia 2026
Senin / 15-06-2026, 07:33 WIB
Aktor Muzakki Ramdhan Alami Kekerasan di Toilet Mal Jakarta, Bibir Robek
Senin / 15-06-2026, 07:33 WIB
Warren Buffett Ingatkan Investor Hindari Pasir Hisap Industri Bermasalah
Senin / 15-06-2026, 07:32 WIB
Polda Metro Jaya Tutup Sementara 10 Ruas Jalan di Jakarta
Senin / 15-06-2026, 07:32 WIB
Kemenhaj Fasilitasi Pemulangan Puluhan Ribu Jemaah Haji Indonesia
Senin / 15-06-2026, 07:32 WIB






