Ultimate Fighting Championship (UFC) membagikan bonus kepada para petarung menggunakan mata uang kripto stablecoin USD1 yang diterbitkan oleh World Liberty Financial, perusahaan keluarga Presiden AS Donald Trump.

Pembagian bonus itu dilakukan dalam ajang UFC Freedom 250 yang digelar di halaman South Lawn Gedung Putih pada Minggu, 14 Juni 2026.

>>> Timnas Portugal Kenakan Gelang Khusus untuk Hormati Diogo Jota di Piala Dunia 2026

Keterlibatan bisnis keluarga Trump dalam acara di properti pemerintah memicu sorotan terkait potensi konflik kepentingan, terutama karena acara bertepatan dengan hari ulang tahun Donald Trump.

World Liberty Financial kini tercatat sebagai sponsor resmi ajang dengan total paket bonus mencapai 1,65 juta dolar AS, sebuah rekor baru dalam sejarah UFC.

Klarifikasi Gedung Putih

Pihak Gedung Putih memberikan klarifikasi resmi untuk membantah adanya benturan kepentingan dalam kerja sama komersial ini.

Juru Bicara Gedung Putih, Davis Ingle, menyebut tuduhan konflik kepentingan sebagai tidak bertanggung jawab dan memperkuat ketidakpercayaan publik terhadap berita palsu.

Pihak Istana menegaskan bahwa seluruh aset Donald Trump saat ini berada di dalam dana perwalian yang dikelola sepenuhnya oleh anak-anaknya.

Berdasarkan dokumen pengungkapan finansial, kepemilikan aset Trump di World Liberty Financial mencapai lebih dari 50 juta dolar AS.

Peran World Liberty Financial

Perusahaan kripto yang didirikan sejak 2024 ini bertindak sebagai mitra utama yang menyuntikkan dana sebesar 250.000 dolar AS khusus untuk kategori bonus performa terbaik.

CEO World Liberty Financial, Zach Witkoff, menyebut kemitraan ini sebagai masa depan keuangan dan mengapresiasi UFC sebagai organisasi yang paling sukses dalam memodernisasi bisnis olahraga.

>>> Pantai Gading vs Ekuador: Panggung Rivalitas Pemain Sunderland di Piala Dunia 2026