Kia Akui Tampilan Tasman Bermasalah, Tapi Tak Akan Facelift Dini
Kia secara terbuka mengakui bahwa tampilan pikap Tasman yang kontroversial perlu diperbaiki. Namun, perusahaan menegaskan tidak akan melakukan facelift dini untuk model tersebut.
Penjualan yang lesu di Australia semakin memperkuat suara kritik terhadap desain Tasman. Kia telah merespons dengan pemotongan harga, dan kini para eksekutif mulai angkat bicara.
>>> Chrysler Siapkan Tiga Crossover Baru di Platform Global STLA One
Roland Rivero, General Manager Product Planning and Training Kia Australia, mengatakan kepada Drive bahwa ada beberapa ide yang sedang dipertimbangkan.
"Ada beberapa ide yang telah kami lihat, pantau saja terus," ujarnya.
Tidak Ada Facelift Cepat
Rivero membantah rumor facelift yang dipercepat. "Rumor facelift yang dipercepat, kami ingin mematikannya sekarang," tegasnya.
Ia menjelaskan bahwa siklus hidup produk sudah terjadwal, dan facelift akan dilakukan sesuai jadwal.
"Apa yang Anda lihat di jalan hari ini dengan Tasman akan bersama kami selama beberapa tahun ke depan," tambahnya.
Meski demikian, Kia tidak tinggal diam. Perusahaan telah menawarkan berbagai aksesori resmi untuk truk tersebut.
>>> GM Ingin Mobil Listrik Anda Bantu Jaringan Listrik, Tapi Biaya Peralatannya Rp 300 Juta
Pernyataan ini sejalan dengan komentar Spence Cho, Kepala Penjualan Global Kia.
Cho mengatakan kepada media Australia bahwa mereka akan menyediakan langkah-langkah penanggulangan untuk tahun-tahun mendatang, termasuk pilihan powertrain lain dan perubahan desain.
Solusi jangka pendek tampaknya adalah katalog aksesori yang lebih besar yang berfokus pada eksterior. Gambaran awalnya terlihat pada konsep Kia Tasman Weekender di Seoul Motor Show 2025.
Konsep tersebut menampilkan skid plate besar di bumper depan, gril yang lebih ramping, dan fender berwarna bodi yang menutupi sebagian lampu depan.
Juga dilengkapi roof rack futuristik, bumper belakang khusus, dan cat matte beige dengan aksen hijau limau.
Kia dapat menerapkan hal serupa, baik sebagai aksesori yang dipasang di dealer atau edisi khusus. Informasi lebih lanjut mengenai "langkah penanggulangan" ini diharapkan segera terungkap.
Update Terbaru
Alex Pereira Naik Kelas Berat, Incar Sejarah Juara Tiga Divisi UFC di Gedung Putih
Senin / 15-06-2026, 07:49 WIB
Saham BBCA Diburu Asing Dua Hari Beruntun, Net Buy Capai Rp580 M
Senin / 15-06-2026, 07:48 WIB
Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Kesepakatan Selat Hormuz Tercapai
Senin / 15-06-2026, 07:48 WIB
UPN Veteran Jakarta Buka Seleksi Mandiri SEMA 2026 untuk D3 dan S1
Senin / 15-06-2026, 07:44 WIB
Saham CDIA Milik Prajogo Pangestu Melonjak 5,34 Persen
Senin / 15-06-2026, 07:40 WIB
Ahli Nutrisi Ungkap Bahaya Tersembunyi Gula dalam Produk Sehat
Senin / 15-06-2026, 07:38 WIB
Prabowo Panggil Menteri Bahas Lonjakan Minat Investasi Asing
Senin / 15-06-2026, 07:38 WIB
IHSG Berpotensi Menguat Berkat Perbaikan Sentimen Global Pekan Ini
Senin / 15-06-2026, 07:37 WIB
Jay-Z Hadir di Piala Dunia 2026 Dukung Yan Diomande
Senin / 15-06-2026, 07:37 WIB
Belanda vs Jepang Imbang 2-2, Netizen Indonesia Ramai Berkomentar
Senin / 15-06-2026, 07:36 WIB
BCA Tetapkan Syarat Saldo Minimal Rp 1 Miliar untuk Nasabah Prioritas
Senin / 15-06-2026, 07:36 WIB
Harga Emas Perhiasan 15 Juni 2026: Variatif di Raja Emas, Stabil di Laku Emas dan Hartadinata
Senin / 15-06-2026, 07:36 WIB
Gareth Southgate Yakin Timnas Inggris Juara Piala Dunia 2026
Senin / 15-06-2026, 07:36 WIB
Dispenser Air Menyala 24 Jam Picu Lonjakan Tagihan Listrik
Senin / 15-06-2026, 07:36 WIB






