Penggunaan dispenser air terus meningkat karena kemudahan menyajikan air panas atau dingin secara instan. Namun, perangkat ini membutuhkan pasokan listrik konstan untuk menjaga suhu air tetap stabil.

Kebiasaan menyalakan dispenser sepanjang hari tanpa henti ternyata sangat tidak dianjurkan. Pasalnya, komponen di dalamnya akan terus bekerja mempertahankan suhu, sehingga memicu pemborosan daya listrik rumah tangga.

>>> Belanda Gagal Taklukkan Jepang di Laga Pembuka Piala Dunia 2026

Konsumsi Daya Dispenser

Rata-rata daya listrik dispenser berkisar antara 150 hingga 500 Watt.

Saat fitur air panas aktif, konsumsi daya bisa mencapai 300-500 Watt, sedangkan fitur air dingin membutuhkan sekitar 70-100 Watt.

Semakin lama dispenser menyala, semakin besar energi yang terpakai. Hal inilah yang menjadi penyebab utama lonjakan tagihan listrik bulanan.

Tips Menghemat Listrik Dispenser

Dispenser modern kini dilengkapi fitur hemat energi yang mematikan mesin secara otomatis saat suhu air sudah stabil.

>>> Aktor Muzakki Ramdhan Alami Kekerasan di Toilet Mal Jakarta, Bibir Robek

Meski harganya lebih mahal, teknologi ini mampu menekan konsumsi listrik secara signifikan.

Hindari menyalakan fitur air panas dan dingin secara bersamaan karena membuat mesin bekerja ekstra.

Letakkan dispenser di tempat sejuk, tidak terkena sinar matahari langsung, agar sistem pendingin tidak bekerja terlalu berat.

Jangan lupa aktifkan mode hemat atau saving mode jika tersedia.

>>> Warren Buffett Ingatkan Investor Hindari Pasir Hisap Industri Bermasalah

Saat meninggalkan rumah dalam waktu lama, matikan tombol air panas dan dingin, lalu cabut kabel dispenser dari stop kontak.