Mantan pelatih Timnas Inggris Gareth Southgate memberikan dukungan penuh bagi mantan anak asuhnya untuk menjuarai Piala Dunia 2026.

Dukungan itu disampaikan menjelang laga perdana Inggris di Grup L melawan Kroasia pada Rabu (17/6/2026) waktu setempat di Stadion Dallas, Arlington.

>>> Dispenser Air Menyala 24 Jam Picu Lonjakan Tagihan Listrik

Langkah skuad The Three Lions dalam turnamen kali ini dinilai sangat potensial setelah mencatat performa gemilang selama babak kualifikasi.

Inggris yang kini ditangani oleh Thomas Tuchel sukses mengemas 11 kemenangan beruntun di laga resmi serta delapan pertandingan tanpa kebobolan dengan total 22 gol.

Meskipun demikian, Southgate memilih untuk membatasi komentarnya di media demi menjaga fokus tim yang juga berada satu grup dengan Ghana dan Panama.

"Ini jelas turnamen yang sangat berbeda bagi saya, saya telah berada di tujuh Piala Dunia terakhir sebagai pemain, sebagai komentator, sebagai pencari bakat, dan kemudian sebagai manajer," kata Southgate.

Keputusan menarik diri dari sorotan media televisi sengaja diambil oleh pria yang pernah membawa Inggris ke semifinal Piala Dunia 2018 dan dua final Piala Eropa tersebut agar tidak menciptakan tekanan tambahan bagi tim.

"Kali ini saya mengambil keputusan sadar untuk tidak tampil di TV. Saya rasa tidak akan membantu jika saya berbicara tentang tim," ujar Southgate.

Southgate menekankan bahwa keputusannya menjauh dari publikasi adalah langkah terbaik demi kenyamanan Harry Kane dan kawan-kawan selama konferensi pers.

"Saya tidak ingin ada yang disalahartikan atau dilontarkan kepada mereka dalam konferensi pers. Jadi, lebih baik saya menjauh," imbuh Southgate.

>>> Belanda Gagal Taklukkan Jepang di Laga Pembuka Piala Dunia 2026