Timnas Portugal Kenakan Gelang Khusus untuk Hormati Diogo Jota di Piala Dunia 2026

Tim nasional Portugal akan mengenakan gelang peringatan khusus di setiap pertandingan Piala Dunia 2026.
Langkah ini diambil untuk menghormati mantan striker mereka, Diogo Jota, yang meninggal akibat kecelakaan lalu lintas di Spanyol tahun lalu.
>>> Pantai Gading vs Ekuador: Panggung Rivalitas Pemain Sunderland di Piala Dunia 2026
Gelang tersebut memuat nama seluruh skuad dan nama almarhum Diogo Jota. Perdana Menteri Portugal, Luís Montenegro, menyerahkan langsung gelang itu dalam pertemuan motivasi sebelum turnamen dimulai.
Gelandang Portugal, Vitinha, mengonfirmasi bahwa seluruh tim sepakat memakai simbol kesetiaan tersebut. Keputusan ini diambil setelah diberikan kebebasan penuh oleh Perdana Menteri mengenai cara penggunaannya.
Aksi solidaritas ini bertujuan merayakan karier Jota yang mencatat 49 penampilan dan 14 gol untuk Portugal.
Selain itu, ini menjadi motivasi tambahan setelah ia melewatkan Piala Dunia 2022 akibat cedera parah.
Sebelum meninggal, Jota mengalami cedera betis serius saat Liverpool melawan Manchester City pada 16 Oktober 2022. Cedera itu menghancurkan impiannya tampil di Qatar.
Manajer Liverpool saat itu, Jurgen Klopp, langsung menemui Jota setelah pertandingan. Klopp mengatakan bahwa Jota sudah menyadari keseriusan cederanya saat dibawa keluar lapangan.
Jota mengaku sangat kecewa karena kehilangan kesempatan bermain di Piala Dunia. Ia menulis di media sosial bahwa salah satu mimpinya runtuh setelah malam indah di Anfield berakhir buruk.
>>> BEI Sanksi 88 Emiten Terlambat Setor Laporan Keuangan 2025
Meski cedera, Jota berusaha tegar dan fokus memberikan dukungan dari luar lapangan. Ia bertekad pulih secepat mungkin untuk kembali membela klub dan negara.
Klopp memberikan pelukan hangat keesokan harinya untuk meredakan kesedihan Jota. Perhatian sang manajer selama rehabilitasi sangat membantu pemulihan psikologisnya.
Jota mengakui bahwa cedera itu adalah yang terparah dalam kariernya. Ia merasa terpukul saat diberi tahu tidak bisa berangkat ke Piala Dunia 2022.
Rasa frustrasi juga dirasakan kapten Skotlandia, Andy Robertson, rekan setim Jota di Liverpool. Robertson gagal meloloskan Skotlandia setelah kalah dari Ukraina di play-off Juni 2022.
Robertson menyesalkan penampilan timnya yang tidak maksimal. Ia merasa telah mengecewakan pendukung setia dan harus menunggu empat tahun lagi untuk kesempatan berikutnya.
Portugal tergabung di Grup K Piala Dunia 2026 bersama Kolombia dan Uzbekistan.
>>> Belanda Gagal Pertahankan Keunggulan, Imbang 2-2 Lawan Jepang
Mereka akan memulai laga perdana melawan Republik Demokratik Kongo pada 18 Juni 2026 dengan mengenakan gelang memorial ini.
Update Terbaru
Emiten Ritel Diprediksi Moncer Pasca Lebaran 2026 Berkat Diskon dan MBG
Senin / 15-06-2026, 06:52 WIB
Jerman Hancurkan Curacao 7-1 di Laga Pembuka Piala Dunia 2026
Senin / 15-06-2026, 06:48 WIB
Donald Trump Gelar UFC Freedom 250 di Halaman Gedung Putih
Senin / 15-06-2026, 06:38 WIB
Presiden Tanjung Verde Kunjungi Atlanta Jelang Debut Piala Dunia
Senin / 15-06-2026, 06:38 WIB
Kia Akui Tampilan Tasman Bermasalah, Tapi Tak Akan Facelift Dini
Senin / 15-06-2026, 06:36 WIB
Argentina vs Aljazair Buka Grup J Piala Dunia 2026
Senin / 15-06-2026, 06:36 WIB
Oliver Tree Meninggal dalam Kecelakaan Helikopter di Brasil
Senin / 15-06-2026, 06:36 WIB
Pemerintah AS Perintahkan Anthropic Hentikan Akses Model AI Claude Fable 5 dan Mythos 5
Senin / 15-06-2026, 06:34 WIB
HoYoverse Siapkan Rp230 Triliun untuk Infrastruktur AI Mandiri
Senin / 15-06-2026, 06:33 WIB
Pantai Gading vs Ekuador: Laga Perdana Grup E Piala Dunia 2026
Senin / 15-06-2026, 06:33 WIB
Aturan Ganjil Genap Jakarta Pekan Ini Hanya Berlaku Empat Hari
Senin / 15-06-2026, 06:32 WIB
Agak Laen 2 dan Avatar Fire and Ash Bersaing Ketat di Bioskop
Senin / 15-06-2026, 06:32 WIB
Jepang Tahan Imbang Belanda 2-2 di Piala Dunia 2026
Senin / 15-06-2026, 06:29 WIB
Wisatawan Indonesia Mulai Melirik Bipenggou, Surga Tersembunyi di Sichuan China
Senin / 15-06-2026, 06:29 WIB






