Anggapan bahwa pemilik golongan darah O lebih rentan mengalami kolesterol tinggi masih sering beredar di masyarakat. Namun, dokter spesialis penyakit dalam membantah klaim tersebut.

Dokter Christy Efiyanti, SpPD, dosen Fakultas Kedokteran dan Gizi IPB University, menjelaskan bahwa belum ada bukti ilmiah yang cukup kuat untuk menyimpulkan hubungan pasti antara golongan darah tertentu dengan risiko kolesterol tinggi.

>>> Tragedi Maria Eduarda Tewas Usai Terjatuh 40 Meter Saat Atraksi Ekstrem di Brasil

“Beberapa penelitian memang menemukan kadar kolesterol lebih tinggi pada individu bergolongan darah O.

Namun, ada pula penelitian yang menunjukkan tidak ada hubungan antara golongan darah ABO dengan kadar kolesterol,” ujarnya.

Hasil penelitian yang masih beragam membuat kaitan golongan darah dan kolesterol belum bisa dijadikan patokan. Faktor yang paling berperan justru berasal dari kebiasaan dan gaya hidup sehari-hari.

Penyebab Utama Kolesterol Tinggi

Lonjakan kadar kolesterol dalam darah dipicu oleh pola makan tinggi lemak jenuh dan kurangnya aktivitas fisik. Obesitas, kebiasaan merokok, dan konsumsi alkohol berlebihan juga menjadi penyebab utama.

>>> Manajer Investasi Enggan Dirikan DPLK karena Syarat Modal Rp25 Triliun

Beberapa gangguan kesehatan seperti diabetes, penyakit ginjal, penyakit hati, dan gangguan tiroid juga dapat memicu kolesterol tinggi. Faktor keturunan seperti familial hypercholesterolemia juga berperan penting.

“Usia dan jenis kelamin juga memengaruhi kadar kolesterol seseorang,” jelas dr Christy.

Masyarakat diimbau lebih fokus pada pola hidup sehat daripada mengkhawatirkan golongan darah. Langkah sederhana seperti membatasi makanan olahan dan tinggi lemak jenuh bisa diterapkan.

Olahraga rutin dan menjaga berat badan ideal juga penting. Pemeriksaan kesehatan berkala sangat dianjurkan untuk deteksi dini.

>>> Fenomena Remaja RI Marak Kena Diabetes, Wamenkes Ungkap Pemicunya

“Rutin medical check up agar dapat mendeteksi dini masalah kesehatan dan memperoleh penanganan sebelum terlambat,” tutur dr Christy.