Kemenhaj Perketat Syarat Istitha'ah Kesehatan Haji 2027
Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) akan memperketat syarat istitha'ah kesehatan bagi calon jamaah haji pada musim haji 2027.
Kebijakan ini merupakan hasil evaluasi penyelenggaraan haji 2026 yang dilakukan di Kota Malang, Jawa Timur, Jumat (12/6/2026).
>>> MotoGP Ubah Regulasi Kelas Moto3 Mulai Musim Balap 2028
Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyebut ada dua catatan penting: pergerakan di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) serta istitha'ah kesehatan.
"Tentu banyak evaluasi, ini tahun pertama Kementerian Haji dan Umrah melaksanakan penyelenggaraan haji secara langsung.
Ada beberapa catatan penting terutama nanti terkait pergerakan di Armuzna dan kedua tentang istitha'ah kesehatan," kata Dahnil.
Manajemen operasional di Armuzna dinilai perlu diperbaiki karena pergerakan jutaan orang dalam waktu terbatas sangat kompleks. Penugasan petugas haji akan dirombak agar pelayanan lebih intensif.
Dari sisi kesehatan, angka kematian jamaah asal Jawa Timur menurun dari 104 orang pada 2025 menjadi 65 orang pada 2026.
Namun, jumlah tersebut masih dianggap tinggi.
>>> Timnas AS Hadapi Paraguay dalam Laga Pembuka Piala Dunia 2026
"Tahun depan kami lebih selektif.
Misalnya yang memiliki indikasi demensia dipotong supaya tidak berangkat, yang ginjal, tuberkulosis (TBC), dan sebagainya kami pastikan tidak bisa berangkat," ujar Dahnil.
Pembatasan ketat pada penderita demensia, TBC, dan penyakit ginjal diharapkan dapat memenuhi prinsip istitha'ah kesehatan atau kemampuan fisik mandiri jamaah demi keselamatan mereka.
Kemenhaj juga mulai merancang skema Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) 2027 agar tetap terjangkau di tengah tekanan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
"Tentu kami berusaha mencari postur pembiayaan yang berkeadilan untuk jamaah dan berkeadilan untuk keuangan haji," kata Dahnil.
Dalam kunjungan ke Malang, Dahnil juga memberikan dukungan moril kepada keluarga Muhaimin, petugas haji yang istrinya wafat di tanah air.
>>> Chicago Fire Gencar Dekati Robert Lewandowski ke MLS
Muhaimin tetap menyelesaikan tugasnya di Arab Saudi hingga selesai.
Update Terbaru
Respons Polemik Londo Ireng, Qodari Tegaskan Pemerintah Fokus Swasembada Pangan
Selasa / 28-07-2026, 23:57 WIB
Maung Bandung Amankan Tiket Semifinal Usai Taklukkan DPMM FC
Selasa / 28-07-2026, 23:57 WIB
Australia Alirkan Dana Studi Kelayakan Proyek Kilang Minyak Perdana
Selasa / 28-07-2026, 23:56 WIB
Pemerintah Irak Usut Tuntas Asal Usul Drone Penyerang Saudi
Selasa / 28-07-2026, 23:49 WIB
Pentingnya Skin Barrier untuk Melindungi Kulit Bayi yang Tipis
Selasa / 28-07-2026, 23:49 WIB
Hasil Piala AFF 2026: Malaysia Perkasa Hantam Laos Empat Gol Tanpa Balas
Selasa / 28-07-2026, 23:49 WIB
Ekspansi Kredit Dorong Laba Bersih BCA Capai Rp29,5 Triliun pada 2026
Selasa / 28-07-2026, 23:49 WIB
One Piece: 8 Superhero yang Bisa Dikalahkan Luffy dan Sebaliknya
Selasa / 28-07-2026, 23:42 WIB
Possible Love Jadi Ajang Kembalinya Sutradara Lee Chang-dong di Netflix
Selasa / 28-07-2026, 23:42 WIB
18 Karakter Paling Dibenci dalam Serial One Piece Berdasarkan Aksi Mereka
Selasa / 28-07-2026, 23:42 WIB
Deretan 18 anime aksi terbaik di Crunchyroll 2026 pilihan penggemar
Selasa / 28-07-2026, 23:42 WIB
Resident Evil 2 Remake Pecahkan Rekor Penjualan Tertinggi Sepanjang Sejarah
Selasa / 28-07-2026, 23:35 WIB
Daftar 15 Kru Bajak Laut Terkuat di One Piece yang Menguasai Lautan
Selasa / 28-07-2026, 23:35 WIB
Monster Hunter Rise Tembus 18,6 Juta Penjualan Global untuk Capcom
Selasa / 28-07-2026, 23:35 WIB







