Tiga indeks utama bursa saham Amerika Serikat ditutup menguat signifikan pada Jumat (10/6/2026). Penguatan ini dipicu oleh antusiasme pasar menyambut debut perdana saham SpaceX di Nasdaq.

Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 353,51 poin atau 0,70 persen ke posisi 51.202,26.

>>> Kandungan Gula dalam Produk Probiotik: Manfaat vs Risiko

S&P 500 naik 37,16 poin atau 0,50 persen ke level 7.431,46, dan Nasdaq Composite terkerek 79,18 poin atau 0,31 persen ke level 25.888,84.

Volume perdagangan di Wall Street mencapai 19,73 miliar saham, sedikit di bawah rata-rata 20,7 miliar saham dalam 20 hari terakhir.

Dalam sepekan, ketiga indeks utama mencatat pertumbuhan sekitar 7 persen.

Debut SpaceX yang Spektakuler

Saham SpaceX melesat 19,2 persen ke level US$ 160,95 pada hari pertama perdagangan. Angka ini jauh melampaui harga penawaran umum perdana sebesar US$ 135 per saham.

Kapitalisasi pasar SpaceX pun menembus US$ 2,1 triliun, menempatkannya di jajaran korporasi publik terbesar di AS.

Bersama unit Starlink dan xAI, perusahaan ini dinilai berhasil mendobrak pakem konvensional Wall Street.

Kepala riset dan strategi kuantitatif Horizon Investments, Mike Dickson, menyatakan keheranannya atas minimnya volatilitas SpaceX di tengah antusiasme pasar.

Pelaku pasar kini mengantisipasi IPO dari perusahaan AI lain seperti OpenAI dan Anthropic pada akhir tahun.

Namun, sejumlah analis mengingatkan untuk mencermati fundamental perusahaan. SpaceX masih membukukan kerugian tahunan menembus US$ 4 miliar pada tahun lalu.

"Sentimen dapat dengan mudah berubah menjadi buruk karena SpaceX benar-benar dinilai terlalu tinggi pada level ini," kata Jake Dollarhide, CEO Longbow Asset Management.

Sebelumnya, pedagang sempat menahan kepemilikan saham untuk menyambut peluncuran perdana ini, memicu sedikit pelemahan pasar. Kondisi ini berbanding terbalik dengan saham kompetitor yang justru melemah.