Bakti Olahraga Djarum Foundation kembali menggelar Audisi Umum PB Djarum 2026. Ajang ini merupakan komitmen jangka panjang untuk melahirkan generasi emas bulutangkis Indonesia.

Pencarian atlet muda berbakat dan bermental pemenang akan menyasar tiga kelompok usia, baik putra maupun putri.

>>> Gladies Lariesa Fokus Kembalikan Konsistensi di Kejurnas Akuatik 2026

Kelompok tersebut meliputi U-11 (usia 8–10 tahun atau kelahiran 2016–2018), KU 11 (usia 11 tahun atau kelahiran 2015), serta KU 12 (usia 12 tahun atau kelahiran 2014).

Jadwal dan Lokasi Audisi

Seleksi akan diselenggarakan di tiga kota berbeda sepanjang Juli hingga September 2026. Pekanbaru menjadi kota pertama pada 7–12 Juli di GOR Angkasa, Kecamatan Payung Sekaki.

Selanjutnya, audisi berlanjut ke Makassar pada 4–9 Agustus di GOR Dafest, Kecamatan Biringkanaya.

Tahap akhir digelar di Kudus pada 8–13 September 2026 di GOR Djarum, Kecamatan Jati.

Perluasan Jangkauan Pencarian Bakat

Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation sekaligus Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin, mengatakan tahun ini pihaknya kembali memperluas jangkauan.

Kehadiran di Pekanbaru dan Makassar bertujuan menjaring talenta tidak hanya dari Pulau Jawa, tetapi juga Sumatra dan Sulawesi.

Yoppy berharap audisi tahun ini bisa menemukan mutiara-mutiara terpendam yang selama ini belum muncul.

Perluasan ini juga sebagai jawaban atas permintaan peserta, orang tua, dan klub daerah agar audisi tidak terpusat di Jawa saja.

Ketua Tim Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum 2026, Sigit Budiarto, menuturkan proses seleksi dirancang ketat dan kompetitif.

Tujuannya menemukan atlet muda dengan kualitas istimewa, kuat secara teknik, memiliki karakter unik, dan mental juara.

Tim seleksi diperkuat jajaran pelatih internal. Hendrawan bertindak sebagai Koordinator Atlet Putri dan Leonard Holvy de Pauw sebagai Koordinator Atlet Putra.