Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merampungkan pembangunan seluruh ruas Jalur Pantai Selatan (Pansela) atau Jalur Lintas Selatan (JLS) di Kabupaten Tulungagung.

Proyek sepanjang 51,56 kilometer ini ditargetkan selesai pada akhir Mei 2026.

>>> Liga Universitas 2026 Hadirkan Kampanye Kesehatan Mental Lewat Mind Corner

Penyelesaian proyek ditandai dengan tuntasnya pengerjaan ruas Brumbun–Sine Lot 1A sepanjang 9,53 kilometer dan Lot 1B sepanjang 3,88 kilometer.

Sebelumnya, proyek sempat menghadapi tantangan berupa bencana longsor di beberapa titik.

Dengan rampungnya jalur ini, Kabupaten Tulungagung menjadi wilayah kedua di Jawa Timur yang seluruh jalur lintas selatannya tersambung penuh setelah Kabupaten Pacitan.

Jalur ini menghubungkan perbatasan Trenggalek di barat hingga perbatasan Blitar di timur.

Manfaat Jalur Pansela

Menteri PU Dody Hanggodo menyatakan, Pansela diharapkan menjadi alternatif perjalanan masyarakat untuk mengurangi kepadatan di Jalur Pantura maupun Tol Trans Jawa.

>>> Kylian Mbappe Siap Bimbing Pemain Muda Prancis di Piala Dunia 2026

Selain itu, jalan ini membuka akses menuju kawasan wisata dan sentra ekonomi masyarakat pesisir.

Infrastruktur ini memudahkan akses ke destinasi wisata pantai di Tulungagung seperti Pantai Sine, Pantai Dlodo, Pantai Gemah, Pantai Brumbun, dan Kedung Tumpang.

Secara keseluruhan, koridor Pansela di Jawa Timur membentang 628,39 kilometer.

Kementerian PU terus mendorong penyelesaian pembangunan Jalan Pansela Jawa yang ditargetkan tersambung lebih dari 1.500 kilometer.

>>> Cara Penerima Beasiswa Berkontribusi Bagi Indonesia

Proyek strategis nasional ini melintasi lima provinsi: Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur.