Walhi Ungkap Popok Dominasi Sampah di Pantai Sidem Tulungagung
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jawa Timur mengungkapkan bahwa limbah popok sekali pakai mendominasi sampah yang mencemari Pantai Sidem, Kabupaten Tulungagung.
Temuan ini diperoleh setelah Walhi bersama sejumlah relawan melakukan audit sampah plastik dan limbah B3 di lokasi tersebut pada Sabtu, 18 Juli 2026.
>>> Prediksi Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026: Tim Matador Lebih Diunggulkan
Kepala Divisi Advokasi dan Kampanye Walhi Jawa Timur Lucky Wahyu Wardana menyatakan volume popok sekali pakai mencapai 52 kilogram, menjadi jenis sampah terbanyak dari total 153,63 kilogram sampah anorganik yang teridentifikasi.
"Temuan ini menjadi dasar untuk mendorong produsen bertanggung jawab terhadap sampah kemasan yang mereka hasilkan," kata Lucky, Minggu (19/7).
Jenis Sampah Lain yang Ditemukan
Selain popok, Walhi mencatat kemasan sachet bermerek sekitar 10 kilogram, didominasi produk Mie Sedaap dan Luwak White Coffee.
Pada kategori gelas air minum dalam kemasan (AMDK), merek Club menjadi yang paling banyak ditemukan sebanyak 101 kemasan, sedangkan kemasan kertas didominasi Pop Mie sebanyak 54 kemasan.
Audit juga menemukan kantong plastik sekali pakai tanpa merek mencapai sekitar 34 kilogram.
Menurut Lucky, identifikasi merek bertujuan mengetahui produsen penyumbang sampah kemasan terbanyak sebagai dasar advokasi pengurangan plastik sekali pakai.
>>> Trump Abaikan Kesepakatan Damai dengan Iran: 'Saya Sudah Tidak Peduli'
Manajer Kebijakan Publik Walhi Jawa Timur Siti Mutmainnah menegaskan persoalan sampah tidak hanya tanggung jawab pemerintah dan konsumen, tetapi juga produsen.
Ia menjelaskan produsen wajib menyusun peta jalan pengurangan sampah sesuai Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 75 Tahun 2019.
"Hasil audit ini akan menjadi bahan advokasi agar produsen mengurangi penggunaan kemasan sekali pakai dan beralih pada sistem yang lebih ramah lingkungan," ujar Siti.
Pantai Sidem dipilih sebagai lokasi audit karena merupakan muara Sungai Niyama yang membawa aliran sampah dari wilayah hulu.
Berdasarkan pengamatan tim, sebagian besar sampah diduga terbawa arus sungai sebelum akhirnya terdampar di pesisir.
Kegiatan bersih pantai dan audit merek digelar Walhi bersama Aliansi Lingkar Wilis Indonesia (ALWI), Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup (PPLH) Mangkubumi, Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Himalaya, dan Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Aksara dalam rangka kampanye Plastic Free July.
>>> Menkomdigi Wajibkan Platform Terapkan Safety by Design demi Lindungi Anak
Tim mengumpulkan 22 karung sampah dengan berat total 252,15 kilogram, kemudian memilah dan mengaudit 153,63 kilogram sampah anorganik.
Update Terbaru
Polisi Chicago Tahu Video Tamparan Suporter Cubs Saat Lagu Kebangsaan
Selasa / 21-07-2026, 07:42 WIB
Jenazah Nolan Wells Ditemukan Tak Jauh dari Lokasi Terakhir Dilihat
Selasa / 21-07-2026, 07:38 WIB
D4vd Minta Borgol Dilepas Saat Sidang Pendahuluan
Selasa / 21-07-2026, 07:38 WIB
Argentina Runner Up Piala Dunia 2026, Lionel Messi: Rasa Sakitnya Sesakit Itu!
Selasa / 21-07-2026, 07:38 WIB
Jennie BLACKPINK Rilis Single Solo Baru "Less than a Lover"
Selasa / 21-07-2026, 07:35 WIB
Harga Bensin Kembali Tembus $4 Per Galon Akibat Konflik Iran
Selasa / 21-07-2026, 07:35 WIB
PM Hungaria Tunjuk Grandmaster Catur Judit Polgar sebagai Plt Presiden
Selasa / 21-07-2026, 07:35 WIB
Prabowo Akui Baru Sadar Besarnya Persoalan Indonesia Setelah Jadi Presiden
Selasa / 21-07-2026, 07:35 WIB
Hakim Tolak Praperadilan Roy Suryo, Harta Tembus Rp3,29 Miliar
Selasa / 21-07-2026, 07:35 WIB
Kubu Ruben Onsu Pertanyakan Sikap Gio yang Tak Kunjung Minta Maaf
Selasa / 21-07-2026, 07:35 WIB
Prabowo: Peradaban Bisa Punah Tanpa Pangan
Selasa / 21-07-2026, 07:35 WIB
Dareu Luncurkan Mouse Gaming Ringan AE6 V2 Legend Edition dengan Sensor PixArt Kustom
Selasa / 21-07-2026, 07:33 WIB
Viral Pria Bawa Proposal Pernikahan Formal saat Temui Ortu Pacar di Makassar
Selasa / 21-07-2026, 07:33 WIB
Mahasiswa Bangladesh Ubah Baterai Laptop Bekas Jadi Mesin Tenaga Surya Pemurni Air
Selasa / 21-07-2026, 07:33 WIB







