Kapten Timnas Argentina, Lionel Messi, akhirnya angkat bicara setelah timnya dikalahkan Spanyol di final Piala Dunia 2026.

Melalui unggahan di media sosial, pemain berusia 39 tahun itu menyampaikan pesan emosional yang penuh kekecewaan sekaligus kebanggaan.

>>> PM Hungaria Tunjuk Grandmaster Catur Judit Polgar sebagai Plt Presiden

“Rasa sakitnya sangat besar dan akan butuh waktu untuk menyembuhkan luka ini,” tulis Messi.

Ia membagikan foto dirinya dengan medali perak, tampak terpukul setelah gagal membawa Argentina juara.

Perjuangan Argentina Layak Diapresiasi

Meski kecewa, Messi memilih menyoroti perjalanan tim sepanjang turnamen.

Ia menilai perjuangan Argentina layak diapresiasi, terutama karena mampu bangkit di sejumlah laga penting.

“Saya juga mengambil semua hal baik… pertandingan yang kami balikkan dengan segalanya dan akan selalu dikenang,” ujarnya.

Messi menambahkan dukungan penuh dari rakyat Argentina menjadi kekuatan besar bagi tim.

>>> Prabowo Akui Baru Sadar Besarnya Persoalan Indonesia Setelah Jadi Presiden

Ia juga mengingatkan bahwa pencapaian Argentina tidak bisa dianggap remeh.

Menurutnya, tim telah mencapai dua final Piala Dunia secara beruntun, termasuk gelar juara di Qatar 2022.

“Hari ini memang sulit menilai apa yang kami capai, tapi tim ini berhasil mencapai dua final berturut-turut,” kata Messi.

Messi turut mengucapkan terima kasih kepada para suporter yang terus memberikan dukungan sepanjang turnamen.

La Pulga menyebut kebersamaan tersebut sebagai sumber kebanggaan nasional.

“Terima kasih dari hati untuk setiap pesan dan dukungan. Sekali lagi kami bisa bersatu sebagai negara,” tulisnya.

>>> Hakim Tolak Praperadilan Roy Suryo, Harta Tembus Rp3,29 Miliar

Messi menilai momen tersebut memperlihatkan kekuatan solidaritas Argentina.