Kantor Wilayah Kementerian HAM Daerah Khusus Jakarta memberikan perhatian serius terhadap insiden bentrokan maut yang terjadi di kawasan ibu kota.

Peristiwa bentrokan antar kelompok tersebut pecah di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, hingga menimbulkan korban jiwa pada hari Minggu pagi.

>>> Data Chat Claude Bocor di Google, Anthropic Beri Penjelasan Ini

Menanggapi kejadian ini, Kepala Kanwil Kementerian HAM DKI Jakarta, Mikael Azedo Harwito, menyampaikan imbauan terbuka kepada masyarakat luas.

Pihaknya secara tegas meminta agar seluruh rangkaian peristiwa tersebut tidak dikaitkan dengan ras, suku, maupun agama tertentu oleh pihak mana pun.

Mikael Azedo mengajak warga untuk menyerahkan sepenuhnya penanganan dan proses hukum perkara ini kepada pihak kepolisian yang berwenang.

Proses penegakan hukum harus berlangsung secara profesional, transparan, akuntabel, serta tetap menjunjung tinggi prinsip hak asasi manusia.

Masyarakat juga diimbau untuk menahan diri, menghindari provokasi, serta memberikan kepercayaan penuh kepada aparat dalam mengusut tuntas kasus ini.

>>> Lawatan Awal Pekan Cubs ke Markas Cardinals Dimulai Hari Ini

Kementerian HAM wilayah Jakarta berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan berbagai pihak di sekitar lokasi kejadian perkara tersebut.

Koordinasi ini bertujuan mendorong peningkatan kewaspadaan warga sekaligus menghindari tindakan yang bertentangan dengan hukum.

Warga juga diingatkan agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya demi menjaga keharmonisan sosial.

Penyebaran informasi yang bersifat provokatif dinilai berpotensi memperbesar konflik serta mengganggu situasi keamanan di tengah masyarakat.

Seluruh elemen masyarakat diharapkan mampu menjaga persatuan, mengedepankan sikap saling menghormati, dan menciptakan suasana kondusif.

Sementara itu, jajaran kepolisian dari Polda Metro Jaya telah mengambil langkah tegas dengan mengamankan situasi di lokasi kejadian.