Sejumlah saham perusahaan di sektor industri luar angkasa mengalami penurunan tajam pada Jumat, 12 Juni 2026. Penurunan ini terjadi bersamaan dengan debut perdagangan perdana SpaceX di bursa Nasdaq.

Saham SpaceX dengan kode emiten SPCX dibuka pada harga 150 dolar AS. Harga tersebut lebih tinggi dari harga awal dalam penawaran umum perdana (IPO) sebesar 135 dolar AS.

>>> Sassuolo Tunjuk Alberto Aquilani sebagai Pelatih Baru untuk Musim 2026-2027

IPO SpaceX tercatat sebagai yang terbesar dalam sejarah, berhasil mengumpulkan dana sebesar 75 miliar dolar AS.

Perusahaan yang dipimpin Elon Musk ini pun mencatatkan lonjakan harga saham pada hari pertama perdagangan.

Namun, dampak positif bagi SpaceX tidak dirasakan oleh emiten lain di sektor yang sama. Saham Redwire (RDW), Satellogic (SATL), dan AST SpaceMobile (ASTS) seluruhnya merosot setidaknya 8 persen.

>>> IHSG Melesat Kembali ke Level 6.000 pada Akhir Pekan

Penurunan lebih dalam dialami EchoStar (SATS) yang jatuh 15 persen. Sementara itu, Rocket Lab (RKLB) melemah 6 persen.

Procure Space ETF (UFO), dana investasi yang melacak kinerja perusahaan antariksa, juga mengalami penurunan. Sehari sebelumnya, dana tersebut sempat melonjak 8 persen.

>>> Bank Dunia Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global 2026 Jadi 2,5 Persen

Virgin Galactic (SPCE) turut bergerak melemah setelah sebelumnya melonjak 23 persen. Pergerakan saham perusahaan perjalanan luar angkasa itu disebut fluktuatif di tengah aksi short seller yang menumpuk.