Bank Dunia Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global 2026 Jadi 2,5 Persen
Bank Dunia merevisi turun proyeksi pertumbuhan ekonomi global tahun 2026 menjadi 2,5 persen. Angka ini lebih rendah dibandingkan capaian 2025 yang sebesar 2,9 persen.
Penurunan proyeksi terjadi pada dua pertiga negara di dunia jika dibandingkan dengan basis data Januari 2025.
>>> KJRI New York Sepakati Pengembangan Indonesia Center di Amerika Serikat
Meski pertumbuhan global diperkirakan membaik ke 2,8 persen pada 2027, angka tersebut masih 0,4 poin persentase di bawah rata-rata dekade 2010-an.
Presiden Grup Bank Dunia Ajay Banga menyatakan negara berkembang menghadapi tantangan berat selama dekade terakhir.
Dampak ekonomi bervariasi di setiap yurisdiksi, tetapi ujian mendasar tetap sama: melindungi masyarakat dan menjaga stabilitas tanpa mengorbankan pertumbuhan serta lapangan kerja masa depan.
"Kami menyediakan likuiditas di tempat yang membutuhkan sekarang dan siap dengan pembiayaan tambahan, jaminan, serta solusi sektor swasta jika tekanan semakin mendalam," ujar Ajay Banga.
Ia menambahkan tugas Bank Dunia membantu negara-negara menstabilkan kondisi dan bangkit lebih kuat.
Dampak Konflik Timur Tengah
Laporan Bank Dunia menyoroti penutupan Selat Hormuz yang mengganggu pasar energi secara parah.
Harga minyak mentah Brent diproyeksikan rata-rata US$94 per barel pada 2026, melonjak 36 persen di atas level 2025, dengan asumsi gangguan terburuk mulai mereda pada Juli.
Kenaikan harga komoditas merembet pada lonjakan harga pupuk global yang berisiko mengerek inflasi pangan.
Akumulasi tekanan diperkirakan mendorong inflasi global ke 4 persen tahun ini, naik dari 3,3 persen pada 2025.
>>> Tuchel Tak Jamin Posisi Bellingham di Timnas Inggris
Jika gangguan pasokan energi lebih parah dari asumsi dan disertai tekanan finansial substansial, pertumbuhan ekonomi global bisa merosot hingga 1,3 persen pada 2026.
Update Terbaru
Nam Goong Min dan Jin Ah Reum Dikaruniai Anak Pertama, Bayi Laki-Laki
Selasa / 28-07-2026, 21:14 WIB
Park Jung-min Bintangi Serial Disney+ 'A Man's Man', Kisah Eksekutif yang Kembali ke Masa Lalu
Selasa / 28-07-2026, 21:14 WIB
Jihyo TWICE Ungkap Beban Berat di Tengah Negosiasi Kontrak dengan JYP
Selasa / 28-07-2026, 21:14 WIB
Sekuel 'Okay! Madam' Hadir dengan Aksi Lebih Besar di Kapal Pesiar Mewah
Selasa / 28-07-2026, 21:14 WIB
JIMFF 2025 Siap Digelar, Jang Do-yeon dan Moon Sang-min Jadi Pembawa Acara
Selasa / 28-07-2026, 21:07 WIB
Silvestri MN40 Tributo: Supercar V12 888 HP dengan Kopling dan 3 Pedal
Selasa / 28-07-2026, 21:07 WIB
Masa Transisi Aceh Berakhir, Tito Minta Daerah Tak Dipaksakan Masuk Rehab-Rekon
Selasa / 28-07-2026, 21:07 WIB
Gempa M 7,1 di Kyushu Jepang, Shinkansen dan Kereta Lokal Berhenti
Selasa / 28-07-2026, 21:07 WIB
PDIP Soroti Potensi Tumpang Tindih Fungsi URI dan Lemhannas
Selasa / 28-07-2026, 21:00 WIB
Bansos Lewat Kopdes Merah Putih Diuji Coba Akhir Agustus, Ini Skemanya
Selasa / 28-07-2026, 21:00 WIB
7 Saksi Diperiksa Tim 9 Kejagung di Kasus TPPU Eks Jampidsus Febrie
Selasa / 28-07-2026, 21:00 WIB
Brace Gustavo Henrique Bawa Arema FC Kalahkan Tampines Rovers 2-1
Selasa / 28-07-2026, 21:00 WIB
Israel Setujui Pasukan Internasional di Gaza, Ben Gvir Protes
Selasa / 28-07-2026, 20:56 WIB
Promo BRODER50 bank bjb: Menabung Sambil Raih Tiket Trail Running Bromo
Selasa / 28-07-2026, 20:56 WIB







