"Kami berharap terdapat mekanisme koordinasi yang lebih cepat antara PLN dan pengelola kawasan industri ketika terjadi gangguan.

Informasi yang akurat dan kepastian waktu pemulihan sangat membantu pelaku usaha dalam mengatur operasional mereka," kata Akhmad Ma'ruf Maulana.

Untuk jangka pendek, HKI mendorong langkah percepatan seperti pengembangan sistem cadangan, peningkatan kapasitas jaringan, dan pembangunan gardu induk di kawasan industri yang tumbuh pesat.

Pemanfaatan teknologi pemantauan sistem modern juga dinilai perlu segera diterapkan.

Untuk jangka panjang, HKI mengusulkan pembukaan ruang lebih luas bagi pengembangan pembangkit mandiri (captive power), energi baru terbarukan (EBT), serta Wilayah Usaha Ketenagalistrikan (Wilus) di kawasan industri tertentu.

"Pertumbuhan industri Indonesia akan terus meningkatkan kebutuhan energi.

>>> Wuling Pamerkan Mobil Listrik Kompak Baru di Jakarta, Diduga Aira EV

Karena itu, sistem kelistrikan nasional perlu terus diperkuat agar mampu mengimbangi kebutuhan dunia usaha dan menjaga daya saing Indonesia sebagai tujuan investasi," pungkas Akhmad Ma'ruf Maulana.