Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menutup sementara Jalan Layang Semanggi yang mengarah ke Bundaran Hotel Indonesia (HI) pada Jumat (12/6/2026) mulai pukul 14.00 WIB.

Penutupan dilakukan seiring aksi penyampaian pendapat oleh perwakilan mahasiswa Universitas Indonesia di kawasan Jakarta Pusat yang berpotensi mengganggu arus lalu lintas.

>>> BookCabin Travel Fair 2026 Hadirkan Tiket Murah Lion Group di Surabaya

Informasi rekayasa lalu lintas disebarkan melalui akun X @TMCPoldaMetro. Petugas memasang water barrier untuk menutup akses kendaraan menuju Bundaran HI melalui jalan layang tersebut.

Jalur Alternatif dan Pengamanan

Pengendara yang menuju Bundaran HI diarahkan menggunakan dua jalur alternatif. Pertama, melintas di depan Polda Metro Jaya, belok kiri ke Bundaran Senayan, lalu putar balik.

Kedua, melalui kawasan Kuningan menuju Jalan HR Rasuna Said, kemudian ke Menteng hingga Bundaran HI.

Polda Metro Jaya mengerahkan 3.651 personel Polri dan 500 personel TNI untuk mengamankan aksi dan kelancaran mobilitas masyarakat.

>>> Nvidia dan Microsoft Kenalkan Teknologi Baru untuk Agen AI Otonom

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menyatakan pihaknya menghormati hak menyampaikan pendapat, namun berkewajiban menjaga ketertiban dan kelancaran aktivitas warga.

"Polda Metro Jaya menghormati hak warga negara untuk menyampaikan pendapat di muka umum.

Kehadiran personel di lapangan adalah untuk memberikan pelayanan dan pengamanan agar kegiatan berjalan aman, tertib, serta tidak mengganggu masyarakat lainnya," ujar Budi, Jumat (12/6/2026).

Langkah antisipatif meliputi pengaturan arus lalu lintas, pengawasan konvoi kendaraan, penutupan jalan secara situasional, dan pengamanan fasilitas umum.

>>> Realme C85 Pro Juni 2026: Harga Terbaru, Spesifikasi Lengkap, dan Status Jaringan 5G

Masyarakat yang melintas di kawasan Semanggi, Sudirman, hingga Bundaran HI pada sore hari disarankan menyesuaikan waktu perjalanan.