Pegadaian Resmi Jadi Pemegang Rekening KSEI, Siapkan Infrastruktur ETF Emas Pertama
PT Pegadaian resmi memperkuat pasar modal Indonesia dengan menjadi Pemegang Rekening KSEI.
Langkah ini menjadi fondasi bagi infrastruktur penyimpanan dan penyelesaian Efek Beragun Emas (EGR) pertama di tanah air.
>>> Kejaksaan Agung Sita Sembilan Aset Tanah Terpidana Korupsi Timah Tamron
Keputusan strategis tersebut telah mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada April 2026.
Dengan status baru ini, Pegadaian kini berwenang mencatat EGR secara langsung ke dalam sistem C-BEST milik KSEI.
EGR merupakan bukti kepemilikan emas digital yang dijamin oleh emas fisik dan dicatat secara elektronik.
Emas fisik yang mendasari penerbitan EGR akan disimpan dan dikelola oleh Pegadaian selaku penyelenggara kegiatan usaha bullion berizin OJK.
Dukungan untuk Ekosistem Bullion
Direktur Pemasaran, Penjualan, dan Pengembangan Produk PT Pegadaian, Selfie Dewiyanti, mengatakan kolaborasi ini merupakan langkah nyata mendukung penguatan ekosistem bullion di Indonesia melalui kehadiran ETF Emas.
Menurutnya, instrumen investasi berbasis emas telah berkembang di berbagai negara dan menjadi alternatif investasi yang diminati investor.
"Kami berkomitmen penuh mengoptimalkan peran sebagai penyedia dan penyimpan emas terpercaya, memberikan jaminan transparansi bahwa setiap gram emas digital didukung fisik emas nyata di brankas kami," ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (12/6/26).
Direktur Utama KSEI Samsul Hidayat menilai bergabungnya Pegadaian sebagai Pemegang Rekening KSEI menjadi langkah penting dalam pengembangan EGR dan ETF Emas sebagai pilihan investasi baru di pasar modal Indonesia.
>>> Termasuk Ronaldo, Ini 5 Atlet Senior yang Jalani Piala Dunia Terakhir
Masuknya Pegadaian membuat jumlah Pemegang Rekening KSEI meningkat menjadi 124 institusi.
KSEI memproyeksikan penambahan ini dapat memperdalam pasar modal, memperkuat ekosistem keuangan nasional, serta mendongkrak aset kelolaan dan likuiditas.
Update Terbaru
Diabetes Tak Terkontrol Picu Masalah Mulut dan Gusi Serius
Jumat / 12-06-2026, 18:25 WIB
PT Timah Jajaki Kerja Sama dengan Yunnan Tin untuk Tingkatkan Cadangan
Jumat / 12-06-2026, 18:25 WIB
Sinopsis Primal, Film Nicolas Cage Tayang di Bioskop Trans TV 12 Juni 2026
Jumat / 12-06-2026, 18:25 WIB
Kurs Rupiah 12 Juni 2026 Menguat ke Rp 17.860 per Dolar AS
Jumat / 12-06-2026, 18:24 WIB
Korsel Balikkan Keadaan, Kalahkan Ceko 2-1 di Piala Dunia 2026
Jumat / 12-06-2026, 18:24 WIB
Geliat Usaha di Bawah Flyover Martadinata, Antara Peluang dan Penataan
Jumat / 12-06-2026, 18:24 WIB
Bank BSN dan Muhammadiyah Jalin Kerja Sama Perbankan Terintegrasi
Jumat / 12-06-2026, 18:24 WIB
Trafik Web Claude Melonjak 855%, Siap Geser Dominasi ChatGPT
Jumat / 12-06-2026, 18:21 WIB
ChatGPT Tembus 1 Miliar Pengguna Aktif Bulanan di Tengah Skeptisisme AI
Jumat / 12-06-2026, 18:21 WIB
Yamaha Buka Stan Khusus di Jakarta Fair Kemayoran 2026, Hadirkan MX King 150 Livery Prima Pramac
Jumat / 12-06-2026, 18:21 WIB
Monash University Buka Program Pendampingan Beasiswa LPDP 2026, Kuota 250 Orang
Jumat / 12-06-2026, 18:20 WIB
Dilema Kesejahteraan Guru dan Mutu Pendidikan: Ketika Guru Harus Bekerja Sampingan
Jumat / 12-06-2026, 18:20 WIB
Vicky Prasetyo Dilaporkan ke Polisi Terkait Kasus Audio Kafe
Jumat / 12-06-2026, 18:20 WIB
PT Sumaco Wahana Utama Targetkan Rampungkan Administrasi Impor Tiffany Co pada 26 Juni
Jumat / 12-06-2026, 18:20 WIB






