Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) mendorong perbankan nasional untuk segera melaksanakan uji stres atau stress test terhadap sektor usaha yang dinilai rentan.

Langkah preventif ini bertujuan memperkuat manajemen risiko di tengah ancaman volatilitas harga energi dan ketidakpastian ekonomi global.

>>> Korea Selatan Balikkan Keadaan Lawan Ceko di Piala Dunia 2026

Ketua Umum Perbanas Hery Gunardi menyatakan bahwa dinamika global saat ini masih dipenuhi faktor risiko tinggi.

Faktor-faktor tersebut berpotensi berdampak langsung pada pergerakan pasar keuangan domestik.

"Ketegangan geopolitik, volatilitas harga energi, serta perlambatan ekonomi di sejumlah negara berpotensi memengaruhi aktivitas usaha dan sentimen pasar keuangan," ujar Hery Gunardi.

>>> Pakar Keamanan Chris Roberts Klaim Retas Sistem Pesawat Lewat Hiburan Penumpang

Penguatan kualitas kredit dan pemeliharaan stabilitas sistem keuangan menjadi tujuan utama pelaksanaan uji stres.

Perbanas menilai langkah antisipasi dini harus diambil meskipun kinerja fundamental sektor keuangan domestik masih solid.

Pernyataan tersebut menjadi landasan bagi perbankan untuk tetap waspada dalam menyalurkan pembiayaan.

>>> 8 Jenis BBM Pertamina untuk Mesin Bensin dan Diesel

Mitigasi risiko melalui uji stres diharapkan dapat memetakan potensi lonjakan kredit bermasalah pada sektor yang paling terdampak gejolak eksternal.