Pertamina memasarkan delapan jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) ritel melalui SPBU di seluruh Indonesia. Produk-produk ini dibedakan berdasarkan spesifikasi untuk mesin bensin dan mesin diesel.

Beberapa jenis BBM tertentu kini terintegrasi dengan aplikasi MyPertamina. Hal ini bertujuan mendukung penyaluran yang lebih tepat sasaran.

>>> Profil Uffridatun Nitami, Istri Evan Marvino Ungkap Dugaan KDRT hingga Dipukul Pakai Kipas Angin

BBM untuk Mesin Bensin

Pertamax Green 95 memiliki angka oktan (RON) 95 dan mengandung bioetanol berbasis tebu sebesar 5 persen (E5).

BBM ramah lingkungan ini direkomendasikan untuk kendaraan bensin modern yang membutuhkan oktan tinggi.

Pertamax Turbo menawarkan angka oktan 98 dengan teknologi Ignition Boost Formula (IBF).

Produk ini cocok untuk kendaraan beroktan tinggi, termasuk mobil turbo modern, dengan harga Rp17.000 per liter per 10 Juni.

Pertamax memiliki RON 92 dan direkomendasikan untuk kendaraan dengan rasio kompresi 10:1 hingga 11:1.

BBM ini banyak digunakan pada kendaraan modern berteknologi EFI, dengan harga Rp16.250 per liter per 10 Juni.

Pertalite memiliki RON 90 dan cocok untuk mesin dengan rasio kompresi 9:1 hingga 10:1.

>>> Jadwal Program Trans TV Sabtu, 13 Juni 2026 Ada Film Bioskop Moonfall dan Out of Death, Brownies, Insert dan Pagi-Pagi Ambyar + Link

Produk ini menawarkan pembakaran lebih baik dibanding Premium dan sesuai untuk sebagian besar kendaraan bensin saat ini.

BBM untuk Mesin Diesel

Pertamina Dex adalah bahan bakar diesel berkualitas tinggi untuk kendaraan diesel modern, terutama yang menggunakan Common Rail System.

BBM ini dirancang untuk performa optimal dan kebersihan sistem pembakaran.

Dexlite memiliki angka cetane minimal 51 dengan kandungan sulfur maksimal 1.200 ppm.

Produk ini menjadi pilihan bagi pengguna yang menginginkan kualitas lebih baik dari solar biasa dengan harga terjangkau.

Solar memiliki angka cetane 48 dan kandungan sulfur hingga 2.500 ppm. BBM ini umum digunakan pada kendaraan diesel konvensional, seperti kendaraan niaga dan angkutan umum generasi lama.

>>> Mendikdasmen Targetkan Revitalisasi 71.744 Sekolah Rampung Tahun 2026

Pemilihan jenis BBM sebaiknya disesuaikan dengan rekomendasi pabrikan kendaraan. Penggunaan angka oktan atau cetane yang tepat dapat menjaga performa mesin, meningkatkan efisiensi, dan memperpanjang usia komponen.