Pertamina memasarkan berbagai jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan spesifikasi yang berbeda-beda. Setiap produk dirancang untuk menyesuaikan kebutuhan mesin kendaraan, mulai dari sepeda motor hingga kendaraan niaga.

Penggunaan BBM yang tidak sesuai spesifikasi mesin dapat memengaruhi performa kendaraan. Ketidaksesuaian ini juga berpotensi mempercepat kerusakan komponen mesin dalam jangka panjang.

>>> Pahami Aturan Battery Swap Sebelum Memilih Sepeda Motor Listrik

Oleh karena itu, penting bagi pemilik kendaraan untuk mengenali jenis BBM Pertamina beserta peruntukannya. Berikut tujuh produk BBM ritel yang dipasarkan melalui SPBU di seluruh Indonesia.

BBM untuk Mesin Bensin

Pertamax Green 95 merupakan BBM ramah lingkungan dengan angka oktan (RON) 95.

BBM ini dikombinasikan dengan bioetanol berbasis tebu sebesar 5 persen (E5) untuk pembakaran lebih bersih dan mengurangi emisi gas buang.

Pertamax Green 95 direkomendasikan untuk kendaraan bensin modern yang membutuhkan bahan bakar dengan angka oktan tinggi.

Pertamax Turbo memiliki angka oktan 98 dan dikembangkan menggunakan teknologi Ignition Boost Formula (IBF). BBM ini menawarkan performa tinggi dengan kandungan sulfur rendah sehingga lebih ramah lingkungan.

Bahan bakar ini cocok untuk kendaraan dengan kebutuhan oktan tinggi, termasuk mobil bermesin turbo modern.

Pertamax memiliki angka oktan (RON) 92 dan direkomendasikan untuk kendaraan dengan rasio kompresi sekitar 10:1 hingga 11:1.

BBM ini banyak digunakan pada kendaraan modern berteknologi Electronic Fuel Injection (EFI).

>>> Pajero Baru Bisa Hidupkan Kembali Ralliart, Mitsubishi Belum Pasti

Pertalite merupakan BBM dengan angka oktan 90. Produk ini cocok untuk kendaraan dengan rasio kompresi mesin 9:1 hingga 10:1.

Dibandingkan Premium, Pertalite menawarkan kualitas pembakaran yang lebih baik. Hal ini membuatnya sesuai dengan sebagian besar kendaraan bermesin bensin yang beredar saat ini.