Koalisi Sipil Desak Pengusutan Transparan Kematian Sutrimo Lewat LPSK
Koalisi Masyarakat Sipil mendesak pihak kepolisian agar mengungkap penyebab kematian seorang pria bernama Sutrimo secara transparan.
Sutrimo sebelumnya ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada 23 Juli 2026.
>>> Mitchell Baker Si Tower Garuda Tampil Mematikan di Piala AFF 2026
Sejumlah lembaga yang tergabung dalam koalisi menilai peristiwa ini sangat serius karena korban diduga merupakan kepala rumah tangga mantan Jampidsus.
Direktur Imparsial Ardi Manto Adiputra menyatakan bahwa negara berkewajiban menyelidiki setiap kasus kematian yang tidak wajar.
Penyelidikan harus dilakukan secara cepat guna mengamankan berbagai barang bukti penting dari lokasi kejadian.
Bukti tersebut mencakup rekam medis, rekaman kamera pengawas, catatan komunikasi terakhir, hingga keterangan para saksi.
>>> John Herdman Tiru Enrique Pantau Pemain Timnas Indonesia dari Tribun
Keterlambatan dalam mengamankan barang bukti dinilai dapat menghambat proses pencarian kebenaran secara menyeluruh.
Mengingat perkara ini berkaitan dengan mantan pejabat tinggi penegak hukum, koalisi menekankan perlunya standar akuntabilitas yang tinggi.
Proses hukum juga harus bebas dari intervensi serta menjamin perlindungan penuh bagi keluarga korban.
Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban diminta untuk memberikan perlindungan serta memastikan pemulihan bagi keluarga korban.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyatakan bahwa jajarannya saat ini masih melakukan penyelidikan.
>>> Pembaruan Besar Perumahan Final Fantasy 14 Dipersiapkan Square Enix
Polisi telah mengumpulkan keterangan dari pihak keluarga, pengemudi ambulans, dan petugas rumah sakit.
Standar Akuntabilitas dan Hak Keluarga Korban
Ardi Manto Adiputra menekankan bahwa penyelidikan harus memenuhi standar akuntabilitas yang lebih tinggi guna mencegah konflik kepentingan.
Proses penegakan hukum ini wajib bebas dari intervensi serta menjamin pengawasan eksternal oleh lembaga negara independen agar penanganan perkara berjalan objektif.
Selain itu, koalisi mengingatkan agar pengungkapan kasus tidak dibangun melalui spekulasi publik atau stigma terhadap korban.
>>> Arc System Works Minta Maaf Atas Masalah Teknis Marvel Tōkon: Fighting Souls di PC
Keluarga Sutrimo juga berhak memperoleh informasi yang jelas, pendampingan hukum, serta jaminan keamanan selama proses pemeriksaan berlangsung.
Update Terbaru
Nostalgia Game PS2 Seru yang Paling Ikonik dan Berkesan di Masanya
Selasa / 28-07-2026, 03:50 WIB
Daftar Harga dan Varian Warna Skin StarLight Aulus Edisi Agustus 2026
Selasa / 28-07-2026, 03:50 WIB
Shinichiro Sano: Fakta Unik Pendiri Black Dragon Tokyo Revengers
Selasa / 28-07-2026, 03:49 WIB
Panduan Lengkap Mendapatkan Uang di GTA 5 Tanpa Cheat Instan
Selasa / 28-07-2026, 03:43 WIB
Google Pixel 11 Tanpa RAM 16GB Bisa Jadi Solusi Cegah Harga Naik
Selasa / 28-07-2026, 03:42 WIB
YouTube Premium Hadirkan Akses Peacock Gratis untuk Pengguna di Amerika Serikat
Selasa / 28-07-2026, 03:35 WIB
Konsep Berpikir Komputasional Kelas 9 dan Struktur Data
Selasa / 28-07-2026, 03:35 WIB
Strategi Memilih Mapel TKA Jurusan Teknik Guna Lolos SNBP 2027
Selasa / 28-07-2026, 03:35 WIB
Gaya Bahasa Perkenalan Wali Murid Islami yang Hangat dan Ramah
Selasa / 28-07-2026, 03:28 WIB
Rangkuman Materi Prakarya Kelas 7 SMP Kurikulum Merdeka Terbaru
Selasa / 28-07-2026, 03:28 WIB
Main Game Penghasil Uang 2026 Ini Bisa Tarik Saldo DANA Gratis
Selasa / 28-07-2026, 03:28 WIB
Bukti Baru Ungkap Nolan Wells Masih Berada di Horn Island Saat Perahu Rekannya Berangkat
Selasa / 28-07-2026, 03:14 WIB
Kasus D4vd: Pesan Teks Ungkap Ancaman Pembunuhan dari Celeste Rivas
Selasa / 28-07-2026, 03:14 WIB
BanG Dream! YUME∞MITA Episode 6 Bawa Alur Cerita ke Arah Berbeda
Selasa / 28-07-2026, 03:07 WIB







