Industri seluler saat ini tengah menghadapi krisis memori akibat lonjakan kecerdasan buatan yang mendongkrak harga perangkat.

Sejumlah merek besar telah menaikkan banderol harga produk mereka secara drastis.

>>> YouTube Premium Hadirkan Akses Peacock Gratis untuk Pengguna di Amerika Serikat

Harapan untuk Google Pixel 11

Google diprediksi menghadapi situasi serupa pada seri ponsel pintar mendatang.

Banyak pihak berharap Google bersedia memangkas spesifikasi memori demi menjaga kestabilan harga jual.

Sebagian konsumen bahkan mengaku rela menerima kapasitas RAM lebih rendah asalkan terhindar dari harga mahal.

Kinerja Ponsel Tanpa RAM Besar

Google sebelumnya telah membuktikan bahwa perangkatnya tidak selalu memerlukan kapasitas memori yang masif.

>>> Konsep Berpikir Komputasional Kelas 9 dan Struktur Data

Model standar seperti Pixel 8 dan Pixel 9 tetap dapat diandalkan dengan kapasitas RAM yang lebih modest.

Pengoptimalan sistem operasi serta penggunaan chip buatan sendiri membuat kinerja ponsel tetap terasa mulus.

Opsi Memori untuk Konsumen

Google memiliki peluang untuk menawarkan varian dengan kapasitas RAM lebih kecil pada model dasar.

Langkah ini dinilai efektif untuk mempertahankan harga awal tanpa membebani pembeli dengan biaya teknologi AI.

Strategi Menghindari Lonjakan Harga

Pabrikan lain seperti Samsung telah menerapkan strategi serupa dengan mengunci kapasitas RAM besar hanya pada varian penyimpanan tertinggi.

>>> Strategi Memilih Mapel TKA Jurusan Teknik Guna Lolos SNBP 2027

Pendekatan ini terbukti tidak memicu penolakan keras dari konsumen yang memilih opsi standar dengan harga lebih bersahabat.

Google sebenarnya memiliki ruang gerak yang sama untuk mengakalinya melalui penyesuaian perangkat keras minor.

Jika Google tetap memaksakan kapasitas 16GB pada seluruh lini Pro, opsi untuk memilih memori lebih kecil sangat dinantikan.

Pengguna tentu lebih memilih memangkas sedikit kapasitas RAM ketimbang harus menanggung pembengkakan biaya.

>>> Gaya Bahasa Perkenalan Wali Murid Islami yang Hangat dan Ramah

Bagaimanapun, kehadiran fitur kecerdasan buatan seperti Gemini memang menarik, namun tidak semua orang ingin membayar mahal untuk fungsi tersebut.