Asosiasi Digitalisasi dan Keamanan Siber Indonesia (ADIGSI) resmi menggandeng CREST International, organisasi global di bidang keamanan siber, melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di London, Inggris, pada Kamis (11/6).

Kerja sama ini dilakukan di sela-sela UK–Indonesia Bilateral Meeting on Digital Economy and Cybersecurity.

>>> XLSMART dan Komdigi Luncurkan Fitur DigiHer untuk Perempuan Indonesia

Ketua Umum ADIGSI Firlie Hanggodo Ganinduto menyatakan bahwa kolaborasi ini bertujuan memperluas akses pengembangan kompetensi bagi pelaku industri siber dalam negeri.

"ADIGSI berkomitmen mendorong pertumbuhan industri keamanan siber Indonesia.

Kolaborasi dengan CREST International merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kompetensi talenta nasional sekaligus memperluas akses menuju pasar global," ujar Firlie.

MoU tersebut akan diimplementasikan melalui program pertukaran pengetahuan, pengembangan jalur akreditasi, dan penguatan kapabilitas sektor keamanan siber guna mendukung percepatan transformasi digital.

Dukungan CREST untuk Ekosistem Digital Indonesia

CEO CREST International Nick Benson menilai kemitraan ini sebagai respons terhadap pesatnya pertumbuhan ekonomi digital di Asia Pasifik, khususnya Indonesia, yang memicu kebutuhan akan standar keamanan siber yang mumpuni.

>>> Cara Sinkronisasi Jadwal Piala Dunia 2026 ke Google Calendar

"Kemitraan ini merupakan bagian dari komitmen CREST untuk mendukung pengembangan standar, kompetensi, dan profesionalisme industri keamanan siber di Indonesia.

Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan manfaat bagi pengembangan ekosistem digital yang semakin aman dan terpercaya," kata Benson.

Selain dengan CREST International, ADIGSI juga menandatangani MoU terpisah dengan TechUK dan ADS Group, dua organisasi asal Inggris di bidang teknologi serta pertahanan dan keamanan.

Kemitraan dengan TechUK dan ADS Group bertujuan memperluas jejaring industri dan menjajaki peluang kolaborasi antarorganisasi teknologi kedua negara.

>>> Keluarga Ungkap Kondisi Terkini Bolot Dirawat di RS

Prosesi penandatanganan seluruh komitmen kerja sama ini disaksikan oleh Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital Edwin Hidayat Abdullah serta Director for Infrastructure and Technology, Department for Business and Trade United Kingdom Rodney Berkeley.