PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) menyiapkan tiga strategi utama untuk menjaga momentum pertumbuhan bisnis pada sisa tahun ini.

Langkah ini diambil di tengah tantangan koreksi premi industri asuransi jiwa.

>>> PANI Dorong Investor Cermati Saham Anak Usaha CBDK untuk Pendapatan Berulang

Berdasarkan laporan Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), premi asuransi jiwa tradisional turun 2,9 persen pada kuartal I-2026.

Penurunan ini dipengaruhi oleh ketidakpastian geopolitik global, inflasi medis yang tinggi, serta penetrasi asuransi di Indonesia yang masih rendah.

Meski demikian, produk tradisional dinilai tetap mendominasi pasar karena memiliki variasi beragam dan mampu menjawab kebutuhan perlindungan nasabah.

Chief Customer and Marketing Officer Prudential Indonesia, Karin Zulkarnaen, menyatakan bahwa produk tradisional tetap relevan dan diminati masyarakat.

>>> Band Wayang Kembali dengan Vokalis Baru dan Genre Rock

Tiga Strategi Utama

Pertama, Prudential Indonesia akan memperkuat momentum saluran distribusi. Kedua, perusahaan akan memperkuat nilai berdasarkan segmen nasabah.

Ketiga, perusahaan berkomitmen mendorong pertumbuhan yang lebih efisien di seluruh organisasi. Selain itu, Prudential Indonesia terus menghadirkan solusi perlindungan yang disesuaikan dengan kebutuhan nasabah dari berbagai segmen.

Produk Asuransi Yang Dikaitkan dengan Investasi (PAYDI) juga dinilai memiliki peran saling melengkapi.

>>> Perbanas: Pertumbuhan Kredit Perbankan Indonesia Tetap Kuat

Produk ini dapat memenuhi kebutuhan masyarakat pada berbagai tahapan kehidupan, terutama bagi nasabah yang membutuhkan manfaat perlindungan sekaligus investasi.