DPR Minta Kementerian Kehutanan Prioritaskan Mitigasi Bencana dalam Anggaran 2027
Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI meminta Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memprioritaskan program mitigasi bencana dalam penggunaan anggaran tahun 2027.
Permintaan itu disampaikan menyusul masih besarnya dampak bencana banjir yang melanda Sumatra dan Aceh pada akhir tahun lalu.
>>> PT Sinar Terang Mandiri Tbk Ekspansi Layanan ke Luar Nikel
Anggota Komisi IV DPR RI, Ilham Pangestu, menilai rancangan anggaran Kementerian Kehutanan tahun 2027 belum menunjukkan perubahan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Menurutnya, pemerintah masih menghadapi tantangan besar untuk memulihkan kawasan terdampak bencana sekaligus mengurangi risiko kejadian serupa di masa mendatang.
"Setelah saya membaca pagu anggaran dari Kementerian Kehutanan ini, rasanya seperti usulan tahun 2026 yang lalu. Sama saja, tidak ada perubahan.
Padahal kita masih dihadapkan dengan dampak bencana Sumatra dan Aceh yang belum pulih," ujar Ilham dalam rapat kerja Komisi IV DPR RI bersama Kementerian Kehutanan di Gedung Parlemen, Kamis (11/6/2026).
Politisi dari Fraksi Partai Golkar itu mengungkapkan, kerugian akibat banjir yang melanda Sumatra dan Aceh mencapai lebih dari Rp 18 triliun.
>>> TECNO POVA 8 5G Resmi Meluncur di India, Baterai 8000mAh dan Layar 144Hz
Kerusakan tersebut mencakup infrastruktur jalan, jembatan, sekolah, rumah warga, hingga berbagai fasilitas publik lainnya.
Maka dari itu, ia meminta Kemenhut mengarahkan anggaran tahun depan untuk memperkuat rehabilitasi kawasan hutan dan daerah aliran sungai (DAS), serta meningkatkan program mitigasi bencana.
Menurutnya, langkah pencegahan harus menjadi prioritas agar kerugian akibat bencana tidak terus berulang.
Selain itu, Ilham juga mendorong penguatan penegakan hukum terhadap praktik pembalakan liar yang dinilai menjadi salah satu penyebab meningkatnya risiko bencana di berbagai daerah.
Ia menilai, upaya pengawasan kawasan hutan perlu dibarengi dengan perluasan program agroforestry agar masyarakat memperoleh manfaat ekonomi sekaligus terlibat dalam menjaga kelestarian hutan.
>>> TASPEN Edukasi ASN dan Pensiunan soal Keterbukaan Informasi
"Kita minta Kementerian Kehutanan betul-betul memfokuskan anggarannya pada mitigasi dan penanggulangan pascabencana. Ini harus menjadi prioritas agar kejadian serupa tidak terus berulang," tutupnya.
Update Terbaru
PT Daya Intiguna Yasa Tbk Bagikan Dividen Perdana Rp17,62 per Saham
Kamis / 11-06-2026, 17:25 WIB
BI dan PBOC Sepakati Kerja Sama Keuangan Bilateral, Perluas Penggunaan Mata Uang Lokal
Kamis / 11-06-2026, 17:25 WIB
Yamaha Luncurkan MX King 150 Prima Pramac Livery di Jakarta Fair 2026, Hanya 2.000 Unit
Kamis / 11-06-2026, 17:25 WIB
Summarecon Agung Bagikan Dividen Tunai Rp82,54 Miliar
Kamis / 11-06-2026, 17:24 WIB
Bank Dunia Proyeksikan Ekonomi Indonesia 2026 Hanya Tumbuh 5 Persen
Kamis / 11-06-2026, 17:24 WIB
New York Knicks Bungkam San Antonio Spurs 107-106 di Game Keempat Final NBA
Kamis / 11-06-2026, 17:24 WIB
6 Cara Cek Status BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak
Kamis / 11-06-2026, 17:24 WIB
Mengenal Nasi Jaha, Kuliner Khas Manado yang Dibakar dalam Bambu
Kamis / 11-06-2026, 17:21 WIB
Mobil Turbo Turun Spesifikasi BBM Berisiko Alami Kerusakan Mesin
Kamis / 11-06-2026, 17:21 WIB
Said Iqbal Pertanyakan Implementasi Perpres Potongan Aplikasi Ojol
Kamis / 11-06-2026, 17:21 WIB
Vinicius Junior Pasti Bertahan di Real Madrid Musim Depan
Kamis / 11-06-2026, 17:20 WIB
IHSG Melemah ke Level 5.886, Saham KOPI dan RISE Justru Melonjak
Kamis / 11-06-2026, 17:20 WIB
KSAD Maruli Simanjuntak Bantah Isu Penggusuran Sekolah di Ende
Kamis / 11-06-2026, 17:20 WIB
5 Resep Bihun Goreng Enak dan Praktis untuk Menu Sehari-hari
Kamis / 11-06-2026, 17:20 WIB






