PT Sinar Terang Mandiri Tbk Ekspansi Layanan ke Luar Nikel
PT Sinar Terang Mandiri Tbk (MINE) berencana memperluas layanan jasa pertambangan ke komoditas di luar nikel. Langkah ini diambil untuk menjaga prospek pertumbuhan jangka panjang perusahaan.
Emiten berkode saham MINE itu memiliki kontrak multi-tahun dengan sejumlah perusahaan tambang besar. Hal ini menjadi modal utama dalam menjalankan strategi ekspansi.
>>> TECNO POVA 8 5G Resmi Meluncur di India, Baterai 8000mAh dan Layar 144Hz
Kinerja keuangan perseroan menunjukkan tren positif. Pada kuartal I-2026, MINE membukukan pendapatan Rp 676,19 miliar, naik 18,1 persen secara tahunan.
Laba komprehensif mencapai Rp 61,63 miliar.
Sektor jasa penambangan menjadi kontributor utama dengan porsi 89,9 persen dari total pendapatan.
Analis Pasar Modal Daksanaya Manajemen, Pardomuan Sihombing, menilai model bisnis MINE memberikan visibilitas pendapatan yang terukur.
"MINE beroperasi bersama perusahaan tambang yang memiliki cadangan dan umur tambang panjang.
Model bisnisnya memberikan visibilitas pendapatan yang jauh lebih baik dibanding emiten yang bergantung pada proyek jangka pendek," ujar Pardomuan.
Kondisi pasar yang sedang turun dinilai sebagai momentum akumulasi saham. Hubungan jangka panjang dengan mitra dan kualitas operasional menjadi modal utama ekspansi.
"Rekam jejak operasional adalah aset yang tidak terlihat di laporan keuangan, tetapi sangat menentukan keberlangsungan bisnis jangka panjang," kata Pardomuan.
>>> TASPEN Edukasi ASN dan Pensiunan soal Keterbukaan Informasi
Diversifikasi komoditas diyakini dapat menjawab tantangan industri tambang saat ini. Saham dengan fundamental kuat menjadi opsi investasi yang tepat saat pasar terkoreksi.
"Saat ini adalah kesempatan yang bagus untuk investor mengakumulasi saham-saham yang fundamental baik di saat pasar mengalami penurunan," lanjut Pardomuan.
Manajemen MINE menerapkan disiplin operasional ketat untuk menjaga keberlanjutan usaha.
Update Terbaru
Mengenal Nasi Jaha, Kuliner Khas Manado yang Dibakar dalam Bambu
Kamis / 11-06-2026, 17:21 WIB
Mobil Turbo Turun Spesifikasi BBM Berisiko Alami Kerusakan Mesin
Kamis / 11-06-2026, 17:21 WIB
Said Iqbal Pertanyakan Implementasi Perpres Potongan Aplikasi Ojol
Kamis / 11-06-2026, 17:21 WIB
Vinicius Junior Pasti Bertahan di Real Madrid Musim Depan
Kamis / 11-06-2026, 17:20 WIB
IHSG Melemah ke Level 5.886, Saham KOPI dan RISE Justru Melonjak
Kamis / 11-06-2026, 17:20 WIB
KSAD Maruli Simanjuntak Bantah Isu Penggusuran Sekolah di Ende
Kamis / 11-06-2026, 17:20 WIB
5 Resep Bihun Goreng Enak dan Praktis untuk Menu Sehari-hari
Kamis / 11-06-2026, 17:20 WIB
Pemerintah Tunjuk Danantara Sumberdaya Indonesia Kelola Ekspor Komoditas Strategis
Kamis / 11-06-2026, 17:17 WIB
Pemko Medan Perluas Program Tebus Ijazah ke Madrasah Swasta
Kamis / 11-06-2026, 17:16 WIB
Kementerian ESDM Bantah Pemadaman Listrik Jawa Akibat Kelangkaan Batu Bara
Kamis / 11-06-2026, 17:16 WIB
Australia Khawatirkan Dampak Ketergantungan pada Starlink
Kamis / 11-06-2026, 17:16 WIB
Raffi Ahmad Bantah Terlibat Kasus Penyelundupan Elektronik Ilegal
Kamis / 11-06-2026, 17:16 WIB
KAI Renovasi Stasiun Gambir untuk Integrasi dengan KRL
Kamis / 11-06-2026, 17:16 WIB
Liwet Bakar Derajat Viral di Ciledug, Topping Melimpah Mulai Rp19 Ribu
Kamis / 11-06-2026, 17:16 WIB






