Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 2,71 persen ke level 5.902 pada perdagangan Rabu (10/9/2026).

Pergerakan ini melanjutkan lonjakan signifikan sebesar 7,57 persen pada hari sebelumnya.

>>> Kedutaan Besar AS Rilis Peringatan Perjalanan ke Meksiko Jelang Piala Dunia 2026

Saham BBCA menjadi penopang utama pergerakan indeks dengan volume transaksi mencapai 747,4 juta saham senilai Rp 4,1 triliun.

Nilai transaksi tersebut menjadi yang tertinggi dibandingkan saham lainnya.

Total transaksi perdagangan pada Rabu mencapai Rp 31,7 triliun.

Pembelian investor domestik tercatat sebesar Rp 20,2 triliun, sementara investor asing membukukan pembelian Rp 11,5 triliun dan penjualan Rp 14,7 triliun.

Aksi jual bersih investor asing mencapai Rp 3,13 triliun. Pelepasan terbesar terjadi pada saham BBRI sebesar Rp 571,3 miliar dan TPIA sebesar Rp 395 miliar.

Meskipun dilepas asing, harga saham BBRI tetap naik 3,23 persen ke posisi Rp 2.880.

Sementara saham TPIA turun 7,42 persen ke level Rp 1.810 setelah sempat menguat pada sesi pertama.

Analis: Investor Domestik Pegang Kendali

Analis Sinarmas Sekuritas Yosua Zisokhi mencermati bahwa pergerakan indeks selama dua hari terakhir menunjukkan pembalikan arah yang kuat.

Hal ini terjadi meski diiringi tingginya angka penjualan bersih oleh investor asing.

"Apakah kenaikan ini akan berlanjut terus atau justru kembali melemah (false rebound), memang perlu dikonfirmasi pada perdagangan hari-hari berikutnya.

Namun yang pasti, dalam dua hari terakhir, investor domestik tampak dominan dan pegang kendali," kata Yosua.

>>> Pemerintah Buka Rekrutmen 30 Ribu Manajer Koperasi Desa, Gaji di Atas UMR?

Menurut Yosua, peningkatan yang terjadi dalam dua hari berturut-turut menunjukkan kepercayaan pelaku pasar dalam negeri terhadap prospek bursa saham Indonesia mulai pulih.