Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada perdagangan Kamis (11/6/2026) pagi.

Mata uang garuda tercatat turun sebesar 4 poin atau 0,02 persen ke posisi Rp17.933 per dolar AS.

>>> Pemko Medan Kerahkan Lima Armada Damkarmat untuk Atasi Krisis Air di Polonia

Pelemahan rupiah sejalan dengan sejumlah mata uang Asia lainnya.

Won Korea Selatan melemah 0,14 persen, baht Thailand turun 0,03 persen, dan dolar Taiwan terdepresiasi 0,09 persen terhadap dolar AS.

Namun, beberapa mata uang Asia justru menguat.

Dolar Singapura naik 0,07 persen, yuan China menguat 0,01 persen, dolar Hongkong bertambah 0,01 persen, dan yen Jepang naik 0,04 persen.

Faktor Pergerakan Rupiah

Sebelumnya, penguatan tajam rupiah didorong optimisme pasar terhadap langkah Bank Indonesia yang dinilai masih membuka ruang kenaikan suku bunga.

Kebijakan pemerintah menaikkan harga Pertamax juga dipandang positif karena berpotensi memperbaiki keseimbangan eksternal.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong menilai momentum positif rupiah masih dapat berlanjut selama tidak ada tekanan eksternal signifikan.

>>> Studi: Konsumsi Minuman Manis Tingkatkan Risiko Kanker Hati

Faktor global seperti konflik di Timur Tengah dan pergerakan harga minyak dunia menjadi perhatian utama pasar.

Selain itu, rilis data inflasi AS diproyeksikan berpotensi membatasi penguatan mata uang lokal. Dari dalam negeri, pelaku pasar menantikan data penjualan ritel April 2026.

Lukman memperkirakan rupiah bergerak di kisaran Rp17.900-Rp18.000 pada perdagangan Kamis.

Kurs di Bank Nasional

Sejumlah bank besar telah menetapkan kurs jual dan beli dolar AS.

PT Bank Central Asia Tbk. mematok harga beli e-rate Rp17.970 dan harga jual Rp17.990 pada pukul 09.47 WIB.

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. per 10 Juni 2026 menetapkan harga beli e-rate Rp17.993 dan harga jual Rp18.025.

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. menetapkan special rate dengan harga beli Rp17.925 dan harga jual Rp17.955 pada pukul 09.05 WIB.

>>> Jadwal Playoff MPL ID S17 11 Juni 2026: Perebutan Tiket Final Upper Bracket

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. memperbarui kurs special rates pada pukul 09.35 WIB dengan harga beli Rp17.973 dan harga jual Rp17.993 per dolar AS.