Studi: Konsumsi Minuman Manis Tingkatkan Risiko Kanker Hati
Kebiasaan mengonsumsi minuman manis atau bersoda perlu diwaspadai. Sebuah studi terbaru menemukan bahwa minuman dengan gula tambahan dapat meningkatkan risiko kanker hati.
Penelitian yang dipimpin oleh Cocy Watling dari National Cancer Institute ini menganalisis data pola makan lebih dari 1,5 juta orang dewasa dari 11 studi jangka panjang.
>>> Jadwal Playoff MPL ID S17 11 Juni 2026: Perebutan Tiket Final Upper Bracket
Para peserta dipantau selama rata-rata hampir 18 tahun.
Hasil riset menunjukkan bahwa konsumsi sugar-sweetened beverages (SSB) atau minuman dengan gula tambahan berkaitan dengan peningkatan risiko dua subtipe utama kanker hati, yaitu karsinoma hepatoseluler dan kolangiokarsinoma intrahepatik.
Sementara itu, minuman dengan pemanis buatan atau artificially sweetened beverages (ASB) tidak menunjukkan keterkaitan dengan kanker hati secara keseluruhan.
Temuan ini dipublikasikan di JAMA Network Open pada 10 Juni 2026.
Para peneliti menegaskan bahwa temuan ini tidak membuktikan secara langsung bahwa minuman manis menyebabkan kanker hati.
Namun, hasil tersebut memperkuat bukti mengenai hubungan konsumsi gula dengan efek buruk pada kesehatan jangka panjang.
>>> Kemensos Salurkan Bansos PKH dan BPNT 2026 Secara Digital
Sebelumnya, asupan gula berlebihan telah lama dikaitkan dengan berbagai penyakit. Konsumsi gula tinggi diketahui memicu obesitas dan diabetes.
Analisis data terhadap 110.000 orang selama sembilan tahun dalam studi BMC Medicine 2023 juga menunjukkan hasil serupa.
Tingginya konsumsi gula tambahan meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.
Kadar gula yang tinggi memberikan beban kerja berat pada organ hati.
Hati berfungsi mengubah karbohidrat menjadi lemak, yang dalam jangka panjang dapat memicu akumulasi lemak dan penyakit hati berlemak.
>>> TVRI Pegang Hak Siar Resmi Piala Dunia 2026 di Indonesia
Kondisi ini dapat berkembang menjadi diabetes dan meningkatkan risiko penyakit jantung. Oleh karena itu, mengurangi konsumsi minuman manis sangat dianjurkan untuk menjaga kesehatan organ hati.
Update Terbaru
Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur, Polisi Selidiki CCTV dan Autopsi
Senin / 27-07-2026, 02:29 WIB
Kaesang Maju ke Senayan: Jokowi Baca Celah Penurunan Kepuasan Publik ke Prabowo
Senin / 27-07-2026, 02:28 WIB
Ganjar: Kaesang Berhak Maju dari Dapil V Jateng, Apalagi Asli Solo
Senin / 27-07-2026, 02:28 WIB
Strategi Politik Jokowi: Karpet Merah untuk Gibran dan Transformasi Kaesang
Senin / 27-07-2026, 02:28 WIB
Buffalo Bills Hadapi Ujian Berat di Laga Pembuka Melawan Houston Texans
Senin / 27-07-2026, 02:14 WIB
PGDX 2026 Siap Digelar Akhir Juli di SMX Convention Center Manila
Senin / 27-07-2026, 02:07 WIB
GM Raup 70 Sen dari Setiap Dolar Langganan, Hanya 4 Sen dari Penjualan Mobil
Senin / 27-07-2026, 02:07 WIB
Jimmie Johnson Kembali ke No. 48 untuk Balap Perpisahan di Daytona 500 2027
Senin / 27-07-2026, 02:01 WIB
Utah Talons Kalahkan Chicago Bandits 2-1 di Laga Pembuka Final AUSL
Senin / 27-07-2026, 02:01 WIB
Lucas Glover Protes Teknik AimPoint dengan Melepas Sepatu di 3M Open
Senin / 27-07-2026, 02:00 WIB
Jalen Brunson Masuk Klub Tanpa Hambatan, Michael Porter Jr. Harus Diperiksa
Senin / 27-07-2026, 02:00 WIB
Pelaku Serangan Pride Berlin Tewas dalam Baku Tembak dengan Polisi
Senin / 27-07-2026, 01:56 WIB
Percakapan Terakhir Oliver Tree dengan Sang Ibu: Antusiasme untuk Perjalanan Helikopter yang Fatal
Senin / 27-07-2026, 01:56 WIB
Profesor Sejarah Temukan Harta Karun Emas Zaman Besi Terbesar di Inggris
Senin / 27-07-2026, 01:56 WIB







