Pusing sering menjadi salah satu keluhan awal yang dialami perempuan saat hamil muda. Bahkan, kondisi ini bisa muncul sebelum telat haid.

Namun, pusing juga bisa disebabkan oleh banyak faktor lain. Penting untuk memahami seperti apa pusing yang benar-benar berkaitan dengan kehamilan.

>>> Saham Dian Swastatika Sentosa Melonjak Tajam Dua Hari Beruntun

Ciri Khas Pusing karena Hamil

Pusing karena hamil memiliki karakteristik tertentu yang berbeda dengan pusing akibat kelelahan, maag, atau tekanan darah rendah.

Sensasi kepala terasa ringan atau seperti melayang sering dirasakan pada awal kehamilan. Kondisi ini biasanya muncul pada minggu-minggu awal setelah pembuahan.

Pandangan berkunang-kunang juga cukup sering muncul bersamaan dengan pusing ringan saat berubah posisi tubuh.

Tubuh terasa lemas secara tiba-tiba sering dialami sebagian perempuan di awal kehamilan, bahkan sebelum telat haid. Kondisi ini sering disertai pusing ringan, mual, atau cepat mengantuk.

Muncul sensasi goyah atau tidak stabil saat berdiri atau berjalan.

Pusing biasanya tidak terjadi terus-menerus, melainkan muncul pada waktu tertentu saja, seperti pagi hari atau saat perut kosong.

Pusing karena hamil hampir tidak pernah berdiri sendiri.

Keluhan ini biasanya disertai gejala lain seperti telat haid, payudara lebih sensitif, mual, sering buang air kecil, perubahan mood, dan mudah lelah.

Penyebab Pusing pada Awal Kehamilan

Secara medis, pusing di awal kehamilan terjadi karena perubahan besar dan proses adaptasi di dalam tubuh.

Peningkatan hormon progesteron dan relaxin sejak awal kehamilan menyebabkan pembuluh darah melebar atau vasodilatasi. Hal ini berkaitan dengan penurunan tekanan darah sistolik pada trimester berikutnya.

Tekanan darah cenderung turun pada awal kehamilan. Kondisi ini dipicu oleh vasodilatasi pembuluh darah yang dipengaruhi oleh hormon seperti estrogen dan relaxin.