Gula darah yang lebih rendah dari biasanya sering menjadi pemicu pusing dan lemas pada awal kehamilan. Kondisi ini cukup umum terjadi pada trimester pertama.

Tubuh mulai memprioritaskan aliran darah ke rahim untuk mendukung perkembangan janin. Perubahan sistem peredaran darah sudah terjadi sejak awal kehamilan.

Mual dan muntah dapat menyebabkan tubuh kekurangan cairan yang memicu pusing. Lebih dari 50% ibu hamil mengalami pusing pada trimester pertama akibat perubahan sistem vestibular dan sirkulasi darah.

Beberapa ibu hamil sudah mengalami anemia sejak awal kehamilan.

Zat besi yang rendah menyebabkan kurangnya oksigen yang dibawa ke otak, sehingga memicu pusing, cepat lelah, dan wajah tampak pucat.

Kehamilan membuat jantung bekerja lebih keras untuk memenuhi kebutuhan ibu dan janin.

Perubahan sistem kardiovaskular dan volume darah pada trimester pertama sering menyebabkan gejala seperti pusing, lemas, dan mudah pingsan ringan.

Waktu Kemunculan Pusing

Pusing bisa menjadi salah satu tanda awal kehamilan, tetapi waktu kemunculannya berbeda pada setiap perempuan.

Pada minggu ke-1 sampai ke-2 setelah pembuahan, gejala ringan seperti kepala sedikit ringan atau mudah lelah mulai muncul pada perempuan yang sensitif terhadap perubahan hormon.

>>> Suzuki Ungkap Efek Samping Penggunaan BBM RON Tinggi yang Tidak Sesuai Mesin

Minggu ke-3 sampai ke-4 menjelang telat haid menjadi fase yang paling sering dikaitkan dengan munculnya pusing. Pada periode ini, hormon kehamilan atau hCG mulai meningkat.

Pada minggu ke-5 sampai ke-8 atau awal trimester pertama, pusing cenderung lebih sering muncul.

Hal ini disebabkan oleh hormon progesteron yang semakin tinggi, tekanan darah yang menurun, serta gula darah yang tidak stabil.