"Penghargaan ini membuktikan bahwa edukasi birokrasi tidak harus disampaikan secara kaku dan formal.

Dengan memahami karakter audiens serta mengoptimalkan narasi visual, informasi kepegawaian yang kompleks dapat disajikan secara lebih sederhana, menarik, dan mudah dipahami," sebut Gunawan Sujana.

Inisiatif mandiri dari ujung timur Pulau Madura ini mendapat apresiasi dari panitia BKN karena dianggap berhasil membangun literasi yang kuat.

Upaya edukasi kreatif ini membedah preferensi audiens dengan memanfaatkan platform digital populer secara maksimal.

"Penghargaan ini mengonfirmasi hipotesis bahwa edukasi birokrasi tidak harus selalu bersifat instruksional dan kaku.

>>> Deschamps Fokus Kelola Frustrasi Pemain Depan Prancis

Dengan membedah preferensi audiens dan mengoptimalkan narasi visual, regulasi kepegawaian yang kompleks dapat ditranslasikan menjadi literasi yang organik," jelas Gunawan Sujana.